Melihat Kekayaan 6 Calon Deputi Penindakan KPK: Ada yang Punya Harta Rp 8 Miliar

KPK telah mengumumkan enam nama calon Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK. Mereka akan bersaing mendapatkan kursi yang ditinggalkan Irjen Karyoto yang diangkat sebagai Kapolda Metro Jaya.
Lima calon tersebut berasal dari kepolisian dan satu orang unsur kejaksaan. Berikut rincian LHKPN para calon tersebut:
Brigjen Bahtiar Ujang Purnama
Saat ini, Brigjen Bahtiar Ujang menjabat sebagai Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah III KPK.
Dilihat dari laman LHKPN KPK, Brigjen Bahtiar Ujang mempunyai total kekayaan Rp 8.864.000.000 berdasarkan laporan pada 8 Februari 2023. Berikut rinciannya:
8 aset Tanah dan Bangunan di Bandung, Batang, Manado, dan Purwakarta. Nilainya Rp 5.050.000.000.
Kendaraan berupa mobil Honda HR-V, mobil Mitsubishi Pajero, motor Harley Davidson, dan motor Kawasaki. Nilainya Rp 924.000.000.
Harta Bergerak Lainnya Rp 650.000.000
Kas dan Setara Kas Rp 955.000.000
Harta Lainnya Rp 1.285.000.000
Total Rp 8.864.000.000
Brigjen Edgar Diponegoro
Merujuk situs KPK, laporan terakhir Brigjen Edgar ialah pada tahun 2014. Saat itu ia masih menjadi penyidik di Deputi Penindakan KPK.
Tidak ditemukan detail mengenai harta kekayaannya tersebut. Dalam situs KPK, hanya tercantum 3 laporan yang disampaikan Edgar, yakni:
Selaku Penyidik KPK (30 November 2006): Rp 1.415.000
Selaku Kepala Satuan II Direktorat Narkoba Polda Bengkulu (10 November 2010): Rp 22.053.364
Selaku Kapolres Kutai Timur (23 September 2014): Rp 395.961.890
Saat ini, Edgar menjabat sebagai Staf Khusus Bidang Keamanan Publik Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN).
Brigjen Kumbul Kusdwidjanto Sudjadi
Saat ini, Brigjen Kumbul Kusdwidjanto Sudjadi menjabat sebagai Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK.
Dilihat dari laman resmi LHKPN, total kekayaan Brigjen Kumbul mencapai Rp 7.340.442.686. Berdasarkan laporan 12 Januari 2023.
Berikut rinciannya:
3 aset Tanah dan Bangunan di Tangerang, Sleman, dan Sintang. Nilainya Rp 1.405.000.000.
Kendaraan berupa mobil Toyota Innova, mobil Honda CR-V, dua mobil Toyota Raize, motor Honda Vario, dan motor Honda Beat. Nilainya Rp 757.250.000.
Harta Bergerak Lainnya: Rp 67.850.000
Kas dan Setara Kas: Rp 5.000.000.000
Harta Lainnya: Rp 110.342.686
Total: Rp 7.340.442.686
Brigjen Rakhmad Setyadi
Brigjen Rakhmad Setyadi terakhir melaporkan harta kekayaan ke KPK pada 20 Januari 2022. Pelaporan itu terkait jabatannya selaku Staf Khusus Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Dalam laporannya itu, total nilainya Rp 689.150.000, berikut rinciannya:
Tanah dan Bangunan di Semarang senilai Rp 650.000.000.
Kendaraan berupa mobil Toyota Fortuner senilai Rp 200.000.000.
Harta Bergerak Lainnya: Rp 30.000.000
Kas dan Setara Kas: Rp 109.150.000
Utang: Rp 300.000.000
Total: Rp 689.150.000
Saat ini, Rakhmad menjabat sebagai Kepala Biro Kerja Sama dan Penyuluhan Hukum (Karokermaluhkum) Divisi Hukum Polri.
Rudi Margono
Rudi Margono menjadi satu-satunya calon Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK dari unsur Kejaksaan Republik Indonesia. Saat ini, ia menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau.
Ia terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 31 Januari 2023 selaku Direktur Perdata pada Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Nilai hartanya mencapai Rp 7.319.635.660.
Berikut rinciannya:
5 aset Tanah dan Bangunan di Magetan, Surabaya, Jakarta Selatan, dan Depok. Nilainya Rp 6.350.000.000.
Kendaraan berupa mobil Honda Jazz dan motor Honda. Nilai totalnya Rp 131.500.000.
Harta Bergerak Lainnya: Rp 77.000.000
Kas dan Setara Kas: Rp 761.135.660
Total: Rp 7.319.635.660
Irjen Rudi Setiawan
Saat ini, Irjen Rudi Setiawan menjabat sebagai Staf Ahli Sosial Politik Polri. Ia terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 6 Maret 2023.
Dilihat di laman LHKPN, kekayaan Rudi mencapai Rp 3.302.626.587. Berikut rinciannya:
Tanah dan Bangunan di Jakarta Selatan senilai Rp 2.700.000.000
Kendaraan berupa mobil Honda CR-V dan motor Kawasaki Ninja senilai Rp 71.700.000
Harta Bergerak Lainnya: Rp 7.000.000
Kas dan Setara Kas: Rp 523.926.587
Total: Rp 3.302.626.587
Keenam calon tersebut dinyatakan lolos tahap penulisan makalah. Selanjutnya, mereka akan menjalani asesmen kompetensi manajerial dan sosial kultural.
Dikutip dari laman resmi KPK, asesmen tersebut akan dilangsungkan secara luring di BKN pada 22-25 Agustus 2023. Pengumuman tes tersebut akan dilakukan pada 5 September 2023.
