Menko Cak Imin: Penguatan UMKM Dimulai dari Pembenahan Regulasi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi UMKM. Foto: Kemenkop dan UKM
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi UMKM. Foto: Kemenkop dan UKM

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar semakin berdaya saing.

Hal itu disampaikan Cak Imin usai berdiskusi dengan sejumlah pemimpin redaksi media di kantor Kemenko PM, Jumat (31/10).

Ia menyebut, penguatan UMKM akan difokuskan pada pembenahan regulasi, peningkatan mutu dan kualitas produk, serta pengembangan sistem pemasaran dan industri berbasis teknologi digital.

“Kami menyimpulkan arah penguatan UMKM ini yang pertama pembenahan regulasi, yang kedua pemberdayaan peningkatan mutu dan kualitas, yang ketiga pemasaran dan cara kerja industri yang modern, yang teknologinya digital, yang mesin-mesinnya juga sesuai dengan tuntutan percepatan,” kata Cak Imin.

“Naik kelasnya di situ, dengan standar dan kualitas go global. Maka UMKM kita, sekecil apa pun, akan bisa bersaing di pasar dunia,” tambah dia.

Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), dalam acara Satya JKN Awards 2025 di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (14/10/2025). Foto: Najma Ramadhanya/kumparan

Lebih lanjut, ia menilai penguatan UMKM juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menekan angka kemiskinan.

Selain melalui pemberdayaan ekonomi, Cak Imin menyoroti pentingnya pendidikan sebagai kunci pemutus mata rantai kemiskinan, salah satunya lewat program Sekolah Rakyat.

“Pendidikan adalah cara kita memutus mata rantai kemiskinan, terutama bagi masyarakat di desil satu yang paling miskin,” pungkasnya.