Muhadjir Sebut Huntap Korban Semeru Rampung Sebelum Idul Fitri: Lebaran Gembira

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menko PMK Muhadjir Effendy tinjau lokasi hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Foto: Humas Kemenko PMK
zoom-in-whitePerbesar
Menko PMK Muhadjir Effendy tinjau lokasi hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Foto: Humas Kemenko PMK

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan perkembangan pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak erupsi Gunung Semeru 4 Desember 2021.

Muhadjir memastikan huntap dan huntara bagi warga di Desa Sumber Mujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, ditargetkan rampung sebelum Idul Fitri 2022.

Target itu, menurutnya, sejalan dengan rencana Pemkab Lumajang agar segera menempati tempat tinggal yang layak. Hal ini disampaikan.

Menko PMK Muhadjir Effendy tinjau lokasi hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Foto: Humas Kemenko PMK

Muhadjir saat meninjau warga terdampak erupsi Gunung Semeru pada Sabtu (12/3/2022). Dalam kunjungannya itu, Muhadjir turut didampingi Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati, Kapolres Lumajang, Dandim Lumajang, serta jajaran pejabat Eselon I dari Kementerian PUPR, Kemensos, BNPB, Kemendikbudristek.

"Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama sebelum lebaran tempat ini sudah bisa ditempati," ujar Muhadjir melalui keterangan tertulisnya, Senin (14/3).

"Karena tergetnya Bu Wabup sebelum Lebaran nanti semua sudah bertempat di tempat ini Sehingga tidak lagi di tempat pengungsian. Sehingga Insyaallah nanti lebarannya betul-betul gembira," sambungnya.

Menko PMK Muhadjir Effendy tinjau lokasi hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Foto: Humas Kemenko PMK

Tak hanya target semata, Muhadjir yakin hal itu dapat terlaksana jika melihat perkembangan pembangunan yang terjadi saat ini. Untuk itu, ia mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Gunung Semeru yang erupsi pada 20 Desember 2021 lalu.

Pemerintah melalui Kementerian PUPR menargetkan pembangunan huntap sebanyak 1.951 unit untuk warga terdampak erupsi Gunung Semeru di Desa Sumber Mujur. Dari target itu, saat ini sudah lebih dari 1.200 unit huntap yang terbangun.

"Alhamdulillah ini berjalan sangat cepat. Karena dari 1.951 hunian tetap sekarang yang sudah proses siap jadi 1.200 lebih," ucap Muhadjir.

Menko PMK Muhadjir Effendy tinjau lokasi hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Foto: Humas Kemenko PMK

Selain mengecek pembangunan huntap dan huntara, Muhadjir juga menyempatkan diri berkunjung ke Posko Pengungsian Lapangan Desa Penanggal, Sekolah Darurat Desa Sumber Mujur, dan Lokasi Hunian Tetap (Huntap) Desa Sumber Mujur. Pengungsian ini dihuni 313 jiwa atau 100 KK.

Sementara, di lokasi sekolah darurat Desa Sumber Mujur, Muhadjir turut memberikan dukungan moral kepada para murid TK hingga SD.

Dalam kunjungannya itu, Muhadjir turut menyerahkan bantuan secara simbolis dari Kemenko PMK berupa 100 paket hygene kit, 16 paket children kit, 100 goodie bag, 200 paket sembako dari Lazismu.

Kemudian bantuan dari BNPB berupa penyerahan dana DSP Rp 500 juta untuk land clearing, dari Kemendikbudristek berupa alas untuk tenda kelas darurat senilai Rp 6.000.000, 475 buah bantuan thermogun, 6.600 masker, 60 APD, serta dari Kemensos berupa 100 paket sembako.