Pertamina Bertemu Gubernur & Kapolda Sulut, Pastikan Kelancaran Pasokan BBM

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melakukan audiensi dengan Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol. Yudho Hermanto membahas mengenai kelancaran pasokan BBM.
Audiensi digelar di ruang kerja Kapolda Sulut pada Jumat (16/10). Kapolda Sulut Irjen Yudi Hermanto didampingi sejumlah pejabat utama Polda Sulut, yakni Karo Ops AKBP Ferry Raimond Ukolo, Dir Pamobvit AKBP Nanang Heru Purwoko, Dir Reskrimsus AKBP FX Winardi Prabowo, Dir Intelkam AKBP Malpa Malacoppo, Kabid Humas AKBP Endrastiawan Setyowibowo, dan Wadir Lantas AKBP Dasveri Abdi.
Sementara dari pihak Pertamina hadir Deny Sukendar selaku Executive General Manager PT. Pertamina Regional Sulawesi; Mardian Selaku Region Manager Retail Sales PT. Pertamina Regional Sulawesi; Lilik Hardiyanto Selaku Area Manager Communication, Relations & CSR PT. Pertamina Regional Sulawesi; Andi Ramadhan Selaku Region Manager Supply & Distribution PT. Pertamina Regional Sulawesi; dan Mohammad Agung Afrizal Selaku Sales Branch Manager I Fuel SulutGo PT. Pertamina Regional Sulawesi.
Irjen Yudo pun sempat berkoordinasi langsung dengan Dirut PT. Pertamina Persero Simon Aloysius Mantiri melalui Zoom Meeting.
Dalam pertemuan itu, Kapolda Sulut meminta pihak Pertamina agar menjamin ketersediaan stok BBM dan mempercepat distribusi serta penambahan stok sebanyak 30% dari stok normal. Pihak PT. Pertamina Patra menyepakati akan menyediakan stok BBM tambahan untuk wilayah Sulut sebanyak 5.000 KL.
Selain itu, disepakati bersama untuk penambahan waktu operasional beberapa SPBU yang beroperasi 1x24 jam untuk mengurangi antrean.
Jajaran kepolisian bersama PT Pertamina Patra Niaga pun akan melakukan kolaborasi dalam pengamanan dan pengawalan jalur distribusi BBM guna memastikan proses pengiriman ke SPBU berjalan lancar dan tepat waktu, serta pengamanan di seluruh SPBU di wilayah Sulut.
Sehari setelahnya, Pertamina melanjutkan audiensi dengan Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dan Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol. Yudho Hermanto. Audiensi itu masih dalam upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga kelancaran penyaluran bahan bakar minyak (BBM) serta memenuhi kebutuhan energi masyarakat di wilayah Sulawesi Utara.
Dilansir Antara, audiensi menjadi ruang koordinasi untuk membahas dinamika penyaluran BBM di Sulawesi Utara, termasuk langkah-langkah penguatan pasokan, kelancaran distribusi ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), serta pengaturan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui sinergi ini, Pertamina berupaya memastikan penyaluran energi dapat berlangsung secara optimal dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa Pertamina terus melakukan berbagai langkah operasional untuk memperkuat pasokan dan mempercepat distribusi BBM di Sulawesi Utara.
“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat terkait untuk memastikan penyaluran BBM berjalan optimal. Sejumlah langkah telah dilakukan, mulai dari penguatan pasokan, optimalisasi distribusi dari terminal BBM ke SPBU, hingga pemantauan kondisi stok secara berkala agar penyaluran dapat diprioritaskan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Lilik.
Sebagai bagian dari upaya penguatan pasokan, kapal MT Maritim Khatulistiwa yang mengangkut Pertalite dengan muatan sekitar 5 juta liter telah merapat di Depot Bitung. Selain itu, Pertamina mengoptimalkan dukungan distribusi dari Integrated Terminal (IT) Gorontalo melalui jalur darat, dengan tambahan penyaluran sebanyak 168 ribu liter untuk memenuhi kebutuhan wilayah Kotamobagu dan Bolaang Mongondow.
Pasokan tambahan BBM jenis Pertalite juga dijadwalkan tiba di IT Bitung dengan jumlah mencapai 10 juta liter. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pertamina untuk menjaga kesinambungan pasokan sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan BBM masyarakat di berbagai wilayah Sulawesi Utara.
Gubernur Sulawesi Utara Yulius. menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara siap mendukung langkah-langkah Pertamina dalam menjaga kelancaran distribusi BBM agar kebutuhan masyarakat dan aktivitas perekonomian daerah tetap terpenuhi. Dukungan tersebut juga dilakukan melalui koordinasi lintas perangkat daerah serta upaya mendorong penggunaan energi secara bijak.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara siap mendukung upaya Pertamina dalam menjaga kelancaran penyaluran BBM kepada masyarakat. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan. Melalui penerapan kebijakan work from home (WFH) bagi ASN sesuai ketentuan yang berlaku, diharapkan mobilitas dapat dikelola dengan baik sehingga penggunaan BBM menjadi lebih efisien,” ujar Yulius.
Di sisi operasional, Pertamina turut mengoptimalkan pengaturan pelayanan di SPBU melalui peran petugas marshall, pemantauan kondisi stok, serta pengaturan prioritas pengiriman berdasarkan tingkat kebutuhan masing-masing SPBU.
Koordinasi dengan pemerintah daerah juga terus dilakukan untuk mendukung kelancaran distribusi dan pengelolaan pelayanan di lapangan.
Kapolda Sulawesi Irjen Yudho mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak khawatir terhadap pemenuhan kebutuhan BBM. Ia menyampaikan bahwa Pertamina saat ini terus melakukan berbagai upaya percepatan penyaluran BBM, dengan dukungan koordinasi bersama pihak terkait untuk menjaga kelancaran distribusi di wilayah Sulawesi Utara.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu khawatir. Pertamina sedang melakukan berbagai langkah untuk mempercepat penyaluran BBM di Sulawesi Utara. Kami juga terus berkoordinasi dengan Pertamina dan pemerintah daerah untuk mendukung kelancaran distribusi serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik,” ujar Yudho.
Lilik menambahkan bahwa Pertamina memahami BBM merupakan kebutuhan penting bagi aktivitas masyarakat sehari-hari. Oleh karena itu, perusahaan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan sekaligus menyampaikan perkembangan pasokan dan distribusi secara berkala.
“Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi dan Polda Sulawesi Utara dalam menjaga kelancaran penyaluran energi. Kami akan terus mengoptimalkan distribusi dan memantau kondisi stok di SPBU agar kebutuhan masyarakat dapat terlayani dengan baik. Kami juga mengajak masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan mengikuti informasi resmi dari Pertamina,” tambah Lilik.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga kelancaran distribusi energi.
Pemantauan pasokan, kedatangan kapal, proses pembongkaran BBM, serta penyaluran ke SPBU akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Apabila mengalami kendala pelayanan atau menemukan indikasi pelanggaran dalam penyaluran BBM, masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135.
