Polisi Temukan Kapak & Belati di Kasus Pria Serang Masjid di Jaktim, Dalami Motif

Polisi menemukan dua senjata tajam berupa kapak dan belati di lokasi penyerangan jemaah Masjid Darul Ma’arif, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Polisi masih mendalami motif pelaku berinisial F, termasuk kemungkinan adanya unsur perencanaan dalam aksi tersebut.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi mengatakan, selain senjata tajam, petugas juga menemukan dua tabung gas elpiji berukuran 3 kilogram dan bahan bakar jenis bensin.
“Dari informasi awal, ditemukan sejumlah barang yang diduga telah dipersiapkan oleh terduga pelaku, di antaranya *dua senjata tajam berupa kapak dan belati, dua tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram, serta bahan bakar jenis bensin,” ujar Made, Minggu (8/11)
“Seluruh barang tersebut telah diamankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut,” tambahnya
Polisi juga masih memeriksa latar belakang pelaku untuk mengetahui alasan penyerangan tersebut. Termasuk kemungkinan adanya motif ideologi atau keterkaitan dengan jaringan tertentu.
“Kami tidak ingin berspekulasi dan akan mendasarkan setiap kesimpulan pada fakta serta alat bukti yang diperoleh dalam proses penyidikan,” ujarnya.
Penyerangan terjadi saat jemaah melaksanakan salat Subuh berjemaah pada Minggu (8/11) sekitar pukul 04.15 WIB, saat para jemaah sedang salat Subuh. Tiga orang mengalami luka akibat serangan senjata tajam.
Pelaku juga diduga hendak membakar masjid tersebut dengan membawa tabung gas dan bensin yang diduga hendak dilemparkan ke arah masjid.
Pelaku F telah diamankan dan dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
