Prabowo: Karhutla Tidak Semata-mata Alamiah, Ada Campur Tangan Manusia

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Relawan pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang membakar hutan dan lahan di Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (9/9/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Relawan pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang membakar hutan dan lahan di Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (9/9/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Presiden Prabowo Subianto mengatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia tidak sepenuhnya disebabkan faktor alam. Hasil penyelidikan di lapangan, kata dia, menunjukkan adanya campur tangan manusia.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Halaman Tengah Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/10).

"Saudara-saudara ternyata hasil penyelidikan kita di lapangan bahwa fenomena karhutla tidak semata-mata alamiah ada campur tangan manusia dan menurut saya harus kita sikapi dengan hati-hati, dengan teliti," kata Prabowo.

Prabowo kemudian meminta kepolisian, kejaksaan, Kementerian Kehutanan, TNI hingga intelijen mengusut penyebab kebakaran tersebut.

"Saya minta kepolisian, Kejaksaan, Kementerian Kehutanan, dibantu TNI dibantu intelijen untuk selidiki, karena ternyata banyak korporasi-korporasi ikut bertanggung jawab," ujar Prabowo.

Ia juga menyinggung adanya oknum yang diduga sengaja melakukan pembakaran. Prabowo bahkan menyebut tindakan yang membahayakan masyarakat tersebut sebagai terorisme lingkungan dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Menurutnya, dampak karhutla tidak bisa dianggap ringan karena asap yang ditimbulkan dapat membahayakan kesehatan jutaan masyarakat.

Presiden Prabowo Subianto berpidato dalam Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di halaman tengah Istana Negara, Rabu (21/10/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

"Kita tidak boleh anggap remeh. Kita akan masif menangani itu, dan kita juga akan usut tuntas," tegas Prabowo.

Prabowo memastikan pemerintah akan mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan yang terbukti melanggar.

"Dan kali ini maaf kita tidak akan bertindak biasa-biasa saja, kalau bukti sudah jelas, kita akan cabut semua izin perusahaan-perusahaan yang melanggar," katanya.