Prabowo Tunjuk Ariyo Windutomo Jadi Plt KSP Gantikan Listyo Usai Tersangka Penyadapan Presiden

Presiden Prabowo Subianto menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Ariyo menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang diberhentikan dari jabatannya setelah menjadi tersangka.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Prabowo telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) pemberhentian Listyo pada Rabu (4/11) pagi.
“Dan ada konsekuensi logis yang harus diputuskan karena salah satu tersangka adalah beliau menjabat sebagai kepala staf kepresidenan,” kata Prasetyo dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/11).
Prasetyo mengatakan pemberhentian Listyo merupakan konsekuensi dari status hukumnya sebagai tersangka.
“Oleh karena itulah dapat kami sampaikan kepada teman-teman media bahwa pada pagi hari ini tadi bapak presiden telah mengambil keputusan dan telah menandatangani Keputusan Presiden berkenaan dengan pemberhentian saudara Prabowo dalam kapasitas beliau sebagai kepala staf kepresidenan,” ujarnya.
Untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut, Prabowo kemudian menunjuk Ariyo sebagai Plt KSP.
“Dan untuk selanjutnya bapak presiden menunjuk pelaksana tugas untuk mengisi kekosongan tersebut,” kata Prasetyo.
“Untuk sementara beliau menunjuk Letnan Jenderal TNI Aryo Windutomo,” lanjutnya.
Ariyo saat ini menjabat sebagai Kepala Sekretariat Presiden. Ia telah memegang posisi tersebut sejak November 2024 dan pada 2026 berpangkat Letnan Jenderal TNI.
Penunjukan Ariyo dilakukan setelah Listyo ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal. Istana sebelumnya menyatakan Keppres pemberhentian Listyo dari jabatan KSP tengah diproses sebelum akhirnya ditandatangani Prabowo pada Rabu pagi.
