Ridwan Kamil ke Bupati Karawang soal Corona Inggris: Jangan Sampai Kecolongan

kumparanNEWSverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Jabar Ridwan Kamil meresmikan program PUSPA (Puskesmas Terpadu dan Juara) di Puskesmas Cikarang, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (1/2). Foto: Rizal/Humas Jabar
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Jabar Ridwan Kamil meresmikan program PUSPA (Puskesmas Terpadu dan Juara) di Puskesmas Cikarang, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (1/2). Foto: Rizal/Humas Jabar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menitip pesan kepada Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana untuk serius menangani dua warga Karawang yang terinfeksi varian virus corona Inggris B.1.1.7. Ridwan Kamil tak ingin sampai kecolongan dan varian virus corona Inggris itu menularkan warga lain di Karawang hingga ke daerah Jawa Barat lainnya. "Saya titip kepada Bupati Karawang, kepada Dandim, kepada Kapolres seluruh jajaran jangan sampai kecolongan, membesar kita akhirnya tidak bisa mengendalikan, mumpung baru kecil dan mungkin juga bisa ada hal-hal lain untuk segera kita deteksi," ujar Ridwan Kamil di Kodam Siliwangi, Rabu (3/2).

kumparan post embed

"Kita tahu kalau sudah telat, harga treatment-nya itu sangat mahal sekali," lanjut Ridwan Kamil.

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana. Foto: ANTARA/Istimewa

Masuknya varian baru corona B.1.1.7 di Indonesia diumumkan oleh Wamenkes Dante Saksono, Selasa (2/3) kemarin. Dante mengatakan pihaknya dua kasus positif varian baru virus corona berasal dari TKI yang baru pulang dari Arab Saudi.

"Tadi malam saya mendapatkan informasi bahwa dalam tepat satu tahun hari ini kita menemukan mutasi B117 UK mutation di Indonesia. Ini fresh from the oven, baru tadi malam ditemukan 2 kasus," kata Dante dalam jumpa pers virtual.

Menkes Budi Gunadi Sadikin menyampaikan temuan dua kasus dengan varian corona asal Inggris di Indonesia berasal dari dua pekerja migran Indonesia (PMI). Dua PMI atau TKI yang bekerja di Arab Saudi ini terpapar varian B.1.1.7, namun belum diketahui kapan mereka mulai terinfeksi.