RS Polri Autopsi Jenazah Polisi Korban Ditabrak Truk di Tol Ciledug

Seorang anggota polisi bernama Aiptu Imran Yasin meninggal ditabrak truk di Tol Ciledug pada Selasa (3/9) pukul 23.50 WIB. Jenazah Imran saat ini telah berada di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.
“Ini kan laka lantas nih, jenazah tiba di RS Polri sekitar pukul 01.00 WIB dini hari,” ujar Kepala Instalasi Forensik RS Polri, Kombes Edy Purnomo, di RS Polri, Rabu (4/9).
Dia belum bisa memastikan penyebab pasti kematian polisi yang ditabrak truk saat tengah memeriksa sebuah mobil boks di Tol Ciledug itu. Tim dokter RS Polri kini sedang melakukan autopsi terhadap jenazah Aiptu Imran untuk mengetahui penyebab kematian.
“Kenapa dia mati? Nanti tunggu pemeriksaan autopsi. Penyebabnya apa sekarang sedang diperiksa,” ujar Edy.
“Mungkin terjadi pendarahan di dalam badan. Mungkin entah jantungnya, entah paru-parunya, entah ususnya bocor, nanti kita lihat,” lanjutnya.
Kendati begitu, ia menjelaskan, terdapat beberapa luka di bagian wajah, dada, hingga kaki jenazah Aiptu Imran.
“Tampak dari luar itu tadi luka dahi, pipi kanan, pipi kiri, lutut kiri, sama dada kanan, itu luka yang tampak dari luar,” jelasnya.
Sebelumnya, kecelakaan bermula saat Aiptu Imran yang sedang berpatroli pada Selasa (3/9) malam mendapati sebuah truk boks mengalami mati lampu. Aiptu Imran kemudian memeriksa truk boks tersebut.
Namun nahas, saat memeriksa truk boks itu, Aiptu ditabrak oleh sebuah truk yang tengah melaju kencang.
