Survei Voxpol: Publik Dukung Program Prabowo, MBG Didukung 61,1%

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi paket makanan MBG. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi paket makanan MBG. Foto: Shutterstock

Deretan program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendapat dukungan dari publik. Jajak pendapat terbaru dari Voxpol Center Research & Consulting merekam tingginya angka persetujuan masyarakat di akar rumput terhadap berbagai inisiatif pemerintah.

Khusus untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), mayoritas responden atau sebanyak 85,9 persen menyatakan sudah mengetahui inisiatif ini. Dari jumlah tersebut, 61,1 persen masyarakat menyatakan setuju dengan pelaksanaannya. Publik menilai program MBG ini bermanfaat (66,9 persen) dan arah penyalurannya dinilai sudah tepat sasaran oleh 54,8 persen responden.

Dukungan di Sektor Pendidikan

Selain soal gizi, tingginya persetujuan publik juga didorong oleh besarnya harapan terhadap perbaikan kualitas pendidikan anak. Publik menilai intervensi negara di sektor pendidikan sangat krusial.

Hal ini tecermin dari tingginya dukungan terhadap program sekolah gratis dari tingkat SD hingga kuliah yang mendulang persetujuan nyaris mutlak, yakni 95,1 persen. Sejalan dengan itu, program renovasi sekolah disetujui oleh 93,8 persen publik, diikuti oleh Sekolah Rakyat (84,9 persen), dan Sekolah Unggul Garuda (76,2 persen).

Sektor Kesehatan, Pangan, dan Infrastruktur

Suasana pembangunan program Bantuan Sosial Bedah Rumah oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di Desa Warung Kiara, Kab Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (9/6). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Dukungan serupa juga mengalir deras pada program-program yang langsung menyentuh kebutuhan harian rumah tangga, kesehatan, dan sektor riil.

Di sektor kesehatan, program Pemeriksaan Kesehatan Gratis disetujui oleh 93,7 persen masyarakat. Sementara untuk menopang kebutuhan pokok dan pertanian, program Minyak Goreng Subsidi (Minyakita) dan Pupuk Subsidi masing-masing meraup angka persetujuan 92,8 persen dan 92,2 persen.

Tak ketinggalan, publik juga memberikan "lampu hijau" yang kuat pada inisiatif Penertiban Perdagangan Sumber Daya Alam (91,2 persen), Swasembada Pangan (89,8 persen), Program Magang Nasional (86,9 persen), Program 3 Juta Rumah (84,2 persen), hingga pembangunan Kampung Nelayan (83,5 persen).

Meski didukung luas, publik memberikan catatan agar program-program bernilai triliunan rupiah ini diawasi secara ketat dari hulu ke hilir.

Sebagai contoh, pada program MBG, sebanyak 42,5 persen responden meminta agar program dilanjutkan dengan sejumlah perbaikan evaluatif guna memastikan target penerima manfaat benar-benar tepat sasaran. Hal serupa juga disuarakan pada program Pupuk Subsidi, di mana 49,5 persen masyarakat menginginkan program dilanjutkan namun dengan perbaikan distribusi.

Metodologi Survei

Sebagai informasi, potret tingginya dukungan masyarakat terhadap program-program pemerintah ini terekam dalam survei nasional yang diselenggarakan oleh Voxpol Center pada periode 3-12 Oktober 2026.

Penarikan sampel survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan melibatkan 1.200 responden yang tersebar secara proporsional berdasarkan jumlah penduduk di 38 provinsi di seluruh Indonesia. Komposisi responden juga berimbang, yakni 50 persen laki-laki dan 50 persen perempuan.

Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka langsung (face to face) oleh pewawancara terlatih menggunakan aplikasi berbasis Android. Adapun batas kesalahan (Margin of Error) dari survei ini diperkirakan sebesar kurang lebih 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.