Trump Sebut Zelensky dan Putin Akan Segera Bertemu Bahas Akhiri Perang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kolase Vladimir Putin dengan Volodymyr Zelenskyy. Foto: REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Kolase Vladimir Putin dengan Volodymyr Zelenskyy. Foto: REUTERS

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu (28/10) menyebut pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky akan digelar dalam waktu dekat.

Pernyataan Trump disampaikan saat AS sedang meningkatkan upaya diplomatik untuk mengakhiri perang antara dua negara pecahan Uni Soviet tersebut. Saat ini, perang Rusia-Ukraina telah memasuki tahun kelima.

"Akan ada pertemuan yang direncanakan sesegera mungkin dan banyak kemajuan yang akan dibuat," ucap Trump kepada jurnalis di AS, seperti dikutip dari AFP.

Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato sambil berdiri di depan pesawat VC-25B yang dihadiahkan oleh Qatar dan akan digunakan sebagai Air Force One, di Pangkalan Gabungan Andrews, Maryland, AS, Jumat (19/6/2026). Foto: Elizabeth Frantz/REUTERS

Pada pekan lalu, Zelensky menyatakan peluang pembicaraan antara negaranya dan Rusia yang akan diprakarsai AS bakal terwujud pada November mendatang.

Zelensky mengatakan pertemuan itu bertujuan untuk memulai kembali perundingan damai yang kerap menemui jalan buntu.

Kremlin turut menyampaikan pernyataan serupa. Mereka mengatakan pertemuan tiga negara akan berlangsung di Uni Emirat Arab (UEA) pada November 2026.

Presiden AS Donald Trump bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di kediamannya di Mar-a-Lago, Palm Beach, Florida, pada 28 Desember 2025. Foto: Jim Watson/AFP

Adapun upaya mencapai perdamaian dalam perang tersebut masih menemui jalan buntu setelah Putin menegaskan tidak bersedia bertemu langsung dengan Zelensky. Putin bahkan menyatakan keinginan Rusia untuk menguasai seluruh wilayah di bagian timur Ukraina.

Sementara itu, saat kembali berkuasa pada Januari 2025, Trump berjanji akan mengakhiri perang Rusia-Ukraina dalam waktu 24 jam. Namun, upaya AS untuk membantu mengakhiri perang yang telah merenggut puluhan ribu nyawa itu belum membuahkan hasil.