Wamendagri Bima Arya: Kolaborasi Tiga Serangkai Desa & BUMN Kunci Sukses KDKMP

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wamendagri Bima Arya tegaskan kolaborasi "tiga serangkai" desa (kades, ketua koperasi, dan manajer) serta dukungan BUMN menjadi kunci keberhasilan KDKMP saat meninjau langsung di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026). Foto: Dok. Kemendagri
zoom-in-whitePerbesar
Wamendagri Bima Arya tegaskan kolaborasi "tiga serangkai" desa (kades, ketua koperasi, dan manajer) serta dukungan BUMN menjadi kunci keberhasilan KDKMP saat meninjau langsung di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026). Foto: Dok. Kemendagri

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menegaskan bahwa keberhasilan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bergantung pada kolaborasi yang kuat antara pemerintah desa, pengurus koperasi, dan manajer operasional, serta dukungan badan usaha milik negara (BUMN). Menurutnya, sinergi yang solid antara kepala desa, ketua koperasi, dan manajer operasional menjadi landasan utama agar pelayanan kebutuhan pokok warga desa dapat berjalan optimal.

Wamendagri Bima Arya tegaskan kolaborasi "tiga serangkai" desa (kades, ketua koperasi, dan manajer) serta dukungan BUMN menjadi kunci keberhasilan KDKMP saat meninjau langsung di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026). Foto: Dok. Kemendagri
zoom-in-whitePerbesar
Wamendagri Bima Arya tegaskan kolaborasi "tiga serangkai" desa (kades, ketua koperasi, dan manajer) serta dukungan BUMN menjadi kunci keberhasilan KDKMP saat meninjau langsung di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026). Foto: Dok. Kemendagri

"Kuncinya di sini adalah kolaborasi antara Pak Kepala Desa, di sini ada Pak Kades, kemudian dengan Ketua Koperasi dan juga manajernya," ujar Bima saat melakukan peninjauan lapangan operasionalisasi KDKMP di Desa Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026).

Wamendagri Bima Arya tegaskan kolaborasi "tiga serangkai" desa (kades, ketua koperasi, dan manajer) serta dukungan BUMN menjadi kunci keberhasilan KDKMP saat meninjau langsung di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026). Foto: Dok. Kemendagri

Bima menjelaskan, keberadaan “tiga serangkai” penggerak desa tersebut diperkuat oleh dukungan BUMN dan pemerintah daerah (Pemda) guna menjamin ketersediaan pasokan barang bersubsidi bagi masyarakat. Peninjauan lapangan yang dilakukan secara serentak di sejumlah lokasi oleh para menteri dan wakil menteri ini bertujuan untuk memastikan kesiapan operasional serta ketersediaan komoditas penting, seperti beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Perum Bulog, LPG dari Pertamina, dan layanan token listrik dari PLN.

Bima juga menegaskan bahwa KDKMP tidak didirikan untuk bersaing dengan toko kelontong maupun minimarket komersial. Sebaliknya, koperasi ini diarahkan menjadi sarana pemerintah untuk mendukung penyaluran program bantuan sosial dan barang bersubsidi agar dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Wamendagri Bima Arya tegaskan kolaborasi "tiga serangkai" desa (kades, ketua koperasi, dan manajer) serta dukungan BUMN menjadi kunci keberhasilan KDKMP saat meninjau langsung di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026). Foto: Dok. Kemendagri

Bima menambahkan, masukan masyarakat menjadi bagian penting dalam evaluasi pelaksanaan KDKMP, terutama untuk memastikan kecukupan pasokan dan peningkatan kualitas pelayanan. Pemerintah akan terus melakukan evaluasi agar operasional koperasi dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.

“Nanti pasti kita akan evaluasi untuk kembali memperbaiki untuk suplainya,” pungkasnya.

Wamendagri Bima Arya tegaskan kolaborasi "tiga serangkai" desa (kades, ketua koperasi, dan manajer) serta dukungan BUMN menjadi kunci keberhasilan KDKMP saat meninjau langsung di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026). Foto: Dok. Kemendagri

Rangkaian peninjauan Bima kali ini mencakup empat lokasi, yakni KDKMP Citaman, KDKMP Desa Bojongloa, KDKMP Desa Cangkuang Wetan di Kecamatan Dayeuhkolot, serta KDKMP Desa Padalarang di Kecamatan Padalarang.

Wamendagri Bima Arya tegaskan kolaborasi "tiga serangkai" desa (kades, ketua koperasi, dan manajer) serta dukungan BUMN menjadi kunci keberhasilan KDKMP saat meninjau langsung di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026). Foto: Dok. Kemendagri