Spesifikasi Skutik Peugeot Django Evo 125, Apa Istimewanya?

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Peugeot Django Evo 125 Allure Chery Red dijual Rp 71 jutaan. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Peugeot Django Evo 125 Allure Chery Red dijual Rp 71 jutaan. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Peugeot Motorcycles Indonesia meluncurkan Django Evo 125 di Tanah Air. Motor skutik yang diposisikan pada kelas premium tersebut hadir untuk melengkapi keluarga Django yang sebelumnya terdiri dari versi Classic, Sport, dan Café Racer.

Peugeot Django Evo 125 masuk ke Indonesia melalui PT Permata Otomotif Indonesia (POI) selaku Agen Pemegang Merek (APM) dan distributor.

Dari sisi desain, motor ini memiliki garis bodi tegas, grab rail terintegrasi, dan semua lampu serba LED. Tampangnya terlihat lebih modern dengan gaya desain khas Prancis.

Peugeot Django Evo 125 Allure Ink Black dijual Rp 71 jutaan. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Urusan dapur pacu, Django Evo dibekali mesin 125 cc fuel injection (FI), 4-tak, satu silinder empat katup berpendingin cairan. Tenaga yang dikeluarkan mampu mencapai 13 dk pada putaran 8,500 rpm.

Sistem pengereman menyematkan Anti-lock Braking System (ABS) dua kanal lengkap dengan cakram 200 milimeter di depan dan 190 milimeter di belakang. Kenyamanan ditunjang oleh suspensi teleskopik di depan dan monoshock pada bagian belakang.

Django Evo juga sudah disematkan sistem keyless dan layar TFT berwarna 5 inci untuk menyajikan beragam informasi berkendara. Ada pula tombol 'Ok' dan 'Exit' di masing-masing saklar bagian depan untuk mengakses menu pada layar dengan cara ditekan bersamaan.

Layar TFT full color 5 inci pada Peugeot Jango Evo 125. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Adapun, warna tema pada layar bisa diganti sesuai selera, baik biru, merah, atau emas. Tak ketinggalan, motor ini turut memiliki konektivitas Bluetooth untuk memudahkan pemilik dalam menerima notifikasi dari telepon (WhatsApp) maupun SMS.

Menyoal dimensi, motor ini punya panjang 1.932 mm, lebar 753 mm, dan tinggi 1.100 mm dengan tinggi jok 780 mm. Ukuran tersebut mampu membuat bagian bagasi menjadi lapang sehingga muat untuk menyimpan helm half face dan barang-barang lainnya. Tersedia juga lampu bagasi untuk memudahkan pencarian barang di kondisi gelap.

Velg depan memiliki ukuran 12 inci dengan konfigurasi ban 110/70. Sementara bagian belakang punya ukuran velg yang sama, tapi dibekali konfigurasi ban yang lebih besar berukuran 120/70. Tangki bensin Django Evo berkapasitas 7,9 liter.

Peugeot Jango Evo 125 Sport Silver dijual Rp 74 jutaan. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Untuk menunjang kepraktisan pemiliknya, Django Evo memiliki kompartemen untuk menyimpan botol, gawai, serta soket 12 volt guna mengisi daya. Disematkan pula tombol otomatis bila penumpang di belakang ingin menggunakan foot step. Lampu hazard dan pengaman standar samping ikut melengkapi Django Evo dalam menunjang aktivitas sehari-hari.

Untuk pasar Indonesia, motor ini tersedia dalam varian Allure dengan warna Ink Black dan Cherry Red, serta tipe Sport berwarna Silver. Allure dibanderol seharga Rp 71 jutaan dan Sport dijual sebesar Rp 74 jutaan. Perbedaan kedua varian terletak pada warna eksklusif silver, dek kaki oranye, dan tambahan floor mate besi pada varian Sport.