Indonesia Borong 3 Gelar POLYTRON Kudus Indonesia Masters 2026

kumparanSPORTverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Richie Duta Richardo di podium juara POLYTRON Kudus Indonesia Masters 2026. Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Richie Duta Richardo di podium juara POLYTRON Kudus Indonesia Masters 2026. Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan

Indonesia mengamankan tiga gelar juara dari POLYTRON Kudus Indonesia Masters 2026 (Super 100). Para wakil 'Merah Putih' tampil apik di partai final yang digelar di GOR Djarum Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (25/10).

Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine menang atas wakil Thailand, Hathaithip Mijad/Napapakorn Tungkasatan, dengan skor 21-15, 21-17. Usai laga, Isyana mengatakan, ia dan Rinjani bermain percaya diri dan menikmati pertandingan.

"Karena ini satu langkah lagi, kami enggak mau mikirin mau juara dulu. Kami mau mikirin cara main aja gimana di lapangannya," kata Isyana.

Rinjani berharap bisa naik ke level yang lebih tinggi, seperti Super 300 atau Super 500.

"Kami lebih konsisten saja. Pulang, latihan, bertanding, dan evaluasi lagi. Begitu seterusnya," ujarnya.

Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine di podium juara POLYTRON Kudus Indonesia Masters 2026. Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan

Di sisi lain, Richie Duta Richardo mengalahkan tunggal China, Dong Tian Yao, dengan skor 17-21, 21-12, 21-16. Richie mengaku senang dengan gelar perdana di level Super 100 ini. Menurutnya, kunci kemenangan adalah menjalankan instruksi pelatih.

"Pelatih meminta jangan sering mengangkat shuttlecock. Adu depan net saja," ucapnya.

Sementara itu, Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino mengalahkan pasangan Korea Selatan, Jin Yong/Jo Song Hyun, 21-19, 21-12. Rian mengaku senang karena sudah lama tidak meraih gelar juara.

"Pastinya senang, dan akan terus evaluasi dan introspeksi ke depannya," kata Rian.

"Chemistry sudah bagus, tetapi memang pertandingan final ini tidak mudah," timpal Daniel.

Rian Ardianto dan Daniel Edgar Marvino di podium juara POLYTRON Kudus Indonesia Masters 2026. Foto: PBSI

Gloria Emanuelle Widjaja (Indonesia)/Terry Hee Yong Kai (Singapura) harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari wakil China, Hong Yi Li/Huang Ke Xin, 21-15, 5-21, 10-21. Terry mengatakan sudah berusaha bermain maksimal sepanjang laga, tetapi kondisi tubuhnya belum sepenuhnya pulih.

"Kondisi badan belum benar-benar recover. Selanjutnya kami coba di Malaysia Open bulan Januari," ungkapnya.

Gloria Emanuelle Widjaja (Indonesia)/Terry Hee Yong Kai (Singapura) dan Hong Yi Li/Huang Ke Xin (China) di podium juara POLYTRON Kudus Indonesia Masters 2026. Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan

Hasil POLYTRON Kudus Indonesia Masters 2026

  • Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine kalahkan Hathaithip Mijad/Napapakom Tungkasatan (Thailand): 21-15, 21-17.

  • Richie Duta Richardo kalahkan Dong Tian Yao (China): 17-21, 21-12, 21-16.

  • Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino kalahkan Jin Yong/Jo Song-hyun (Korsel): 21-19, 21-12.

  • Xu Wenjing (China) kalahkan Lo Sin Yan (Hong Kong): 21-12, 21-16.

  • Li Hongyi/Huang Kexin (China) kalahkan Terry Hee (Singapura)/Gloria Widjaja (Indonesia): 15-21, 21-5, 21-10.