Kumparan Logo

Elon Musk Dukung Jack Dorsey Tetap Jabat CEO Twitter

kumparanTECHverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Elon Musk, CEO Tesla. Foto: Mike Blake/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Elon Musk, CEO Tesla. Foto: Mike Blake/Reuters

Elon Musk memberikan dukungannya kepada rekan sesama miliarder teknologi, Jack Dorsey. Dorsey yang menjabat CEO Twitter itu sekarang tengah mendapat tekanan dari para investornya untuk segera mundur dari posisinya.

Dukungan pemimpin perusahaan teknologi SpaceX dan Tesla kepada Dorsey itu diberikan lewat sebuah kicauan Twitter.

X post embed

"Hanya in bilang bahwa saya dukung @Jack sebagai CEO Twitter. Dia baik hati," katanya.

Komentar Musk datang setelah muncul laporan aktivis investor Paul Singer yang ingin menjatuhkan CEO Twitter Jack Dorsey dari jabatannya saat ini.

CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk. Foto: Joe Skipper/Reuters

Pada November 2019 lalu, Dorsey memberikan sinyal lewat cuitannya di Twitter bahwa ia ingin pergi ke Afrika selama 3 hingga 6 bulan pada pertengahan 2020. Ternyata, rencana itu membuat jajaran investor di Elliot Management geram.

Sejak kembali menjadi CEO Twitter pada 2015 lalu, saham Twitter selalu stagnan. Berbeda dengan Facebook yang mengalami lonjakan harga saham dalam jangka waktu yang sama.

Diketahui, Twitter saat ini bernilai hampir 28 miliar dolar AS atau sekitar Rp 399 triliun, sedangkan Facebook punya nilai di pasar hampir 550 miliar dolar AS atau sekitar Rp 7.839 triliun.

Pelengseran Dorsey ini telah didiskusikan oleh jajaran dewan direksi pada minggu lalu. Diskusi itu masih akan dilakukan ke depannya hingga mencapai keputusan bulat soal nasib bos Twitter ini.

CEO Twitter, Jack Dorsey. Foto: Joshua Roberts/Reuters

Dorsey sempat posting cuitan soal Afrika di masa depan. Ia juga berencana agar Twitter memiliki tenaga kerja secara global di seluruh dunia.

“Konsentrasi kami di San Francisco ialah tidak lagi untuk kami sendiri dan kami akan mendorong lebih banyak lagi tenaga kerja yang terdistribusi yang akan membantu meningkatkan eksekusi kami,” tulis Dorsey, dilansir The New York Post.