Apple Intelligence Bakal Masuk iPhone China Desember, Pakai Model AI Qwen

kumparanTEKNOverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Apple Store di Shanghai, China. Foto: Jofie Yordan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Apple Store di Shanghai, China. Foto: Jofie Yordan/kumparan

Apple memastikan fitur kecerdasan buatan (AI) andalannya, Apple Intelligence hadir di China pada Desember 2026. Apple menggandeng Alibaba Group Holding, gelombang pertama Apple Intelligence akan tiba di iPhone pengguna China bersamaan dengan pembaruan iOS 27.3.

Pada tahap awal, bakal ada sejumlah fitur yang bisa dirasakan Apple Fanboy China, di antaranya tools untuk merangkum dan mengoreksi teks, terjemahan langsung untuk panggilan telepon dan pesan, serta visual intelligence yang bisa diakses lewat camera control.

Meski begitu, pengguna iPhone di China tampaknya belum akan mendapat pengalaman yang sama dengan pengguna seperti di luar China. Apple menyatakan kemampuan Siri AI terbaru dan layanan AI generasi berikutnya yang diluncurkan pada September tidak termasuk dalam peluncuran perdana ini. Apple juga tidak menyebutkan kapan Apple Intelligence akan tersedia di perangkat Apple lainnya selain iPhone di China.

Model AI Qwen masuk lewat Siri

Kerja sama dengan Alibaba menjadi sorotan utama. Model AI unggulan Alibaba, Qwen, akan diintegrasikan ke dalam Apple Intelligence. Lewat Siri, pengguna bisa meminta Qwen membuat teks dan gambar, serta menganalisis foto atau dokumen.

"Kami senang bisa bekerja sama dengan Apple," kata CEO Alibaba, Eddie Wu Yongming dilansir South China Morning Post.

Wu mengatakan, Qwen akan memanfaatkan teknologi AI Alibaba yang menyeluruh agar terintegrasi mendalam ke ekosistem Apple, sehingga bersama-sama menghadirkan pengalaman cerdas yang benar-benar baru bagi pengguna Apple di China.

Di pasar global, Apple menggunakan Apple Foundation Models (AFM), yang dibangun bersama Google dan dilatih dengan teknologi Gemini.

Dua tahun terganjal regulasi

Peluncuran ini menutup perjalanan panjang Apple menghadapi hambatan regulasi di pasar terbesar keduanya. Apple Intelligence sudah debut di AS dan sejumlah pasar internasional pada 2024. Di China, aturan siber mewajibkan model AI generatif yang beroperasi di sana lolos tinjauan keamanan ketat dari regulator internet negara tersebut.

China adalah negara yang ketat mengatur pengembangan AI-nya. Semua layanan siber yang beroperasi di sana harus terdaftar dan harus memenuhi aturan regulator Cyberspace Administration of China (CAC). Ditambah lagi Apple atau perusahaan teknologi asing lain yang mau menjalankan layanan di China harus patuh pada kontrol kebijakan konten pemerintah China. Semua data pengguna juga harus disimpan di server di China.

Apple Intelligence yang dikenal publik saat ini beroperasi pada server yang ada di luar China dan dikembangkan pada basis model AI yang berasal dari luar China. Keputusan Apple bermitra dengan Alibaba lewat Qwen jadi cara Apple menghadirkan layanannya di China.

Apple Intelligence dikembangkan menggunakan Apple Foundation Model buatan sendiri yang dilatih menggunakan basis model AI Google Gemini. Seharusnya layanan yang berkaitan dengan Google atau Gemini tak bisa hadir di China. Apple mau tak mau harus melakukan 'strategi hybrid' supaya Apple Intelligence/Siri AI bisa hadir di China.

Juli lalu, regulator China akhirnya memberi Apple izin untuk meluncurkan layanan Apple Intelligence-nya. Izin itu diberikan bersamaan dengan enam layanan AI berbasis ponsel lainnya, termasuk milik Samsung Electronics dan Huawei Technologies.