Developer Iseng Instal iOS 16 di Redmi Note 12, Ternyata Bisa!

Seorang pengembang software pemilik akun X @makrotasuss mengaku berhasil menjalankan iOS 16 di Redmi Note 12, smartphone Android Xiaomi. Klaim tersebut diselingi dengan bukti video berdurasi 2 menit 31 detik, yang telah ditonton sekitar 5 juta kali, disukai lebih dari 41 ribu pengguna, dan di-repost 2 ribu kali.
Cuplikan video yang diposting pada 19 Oktober 2026 itu memperlihatkan layar ponsel tampak merah dengan teks log berwarna kuning, yang menunjukkan proses booting. Saat ditanya pengguna lain apakah layar sentuh dan tombol berfungsi, pengembang menjawab keduanya sudah bekerja, tetapi belum aktif saat video direkam.
Dalam balasan lain, ia menyebut layar sentuh dan tombol volume kini bisa dipakai normal, dan berikutnya ia akan mengerjakan Wi-Fi serta fungsi lain. Ia pun mengklaim aplikasi di iOS kini bisa dibuka.
Pengembang juga menepis anggapan bahwa ini sekadar tampilan iOS di atas Android (AOSP).
Hasil kerja kerjaan iseng ini dikumpulkan di repositori GitHub bernama ios-topaz—hasil fork dari ios-sweet buatan dipa-studio. Untuk memahami cara kerjanya, README di repositori itu menjadi rujukan utama, meski isinya masih menjelaskan versi untuk Redmi Note 10 Pro.
Di sana dijelaskan bahwa XNU, kernel open source Apple, di-port ke chip Snapdragon, lalu di atasnya berjalan iOS 16.7.16 dari iPhone X. Berkas iOS tidak disertakan dan harus diunduh dari Apple.
@makrotasuss menyebut dalam balasan cuitannya bahwa ia mengerjakan eksperimen tersebut menggunakan Claude Opus 5.5 buatan Anthropic. Ia tidak merinci seberapa besar peran AI dalam proyek tersebut.
Lalu, apa alasan orang tersebut iseng mengembangkan iOS supaya bisa jalan di HP Android?
"Kenapa enggak? Gue selalu pengin ngeliat sesuatu seperti ini di HP gue. Orang-orang sepertinya juga suka; tujuan gue sekarang bikin OS-nya benar-benar bisa dipake—meskipun itu akan memakan waktu," katanya pas dikonfirmasi kumparanTEKNO, Rabu (21/10). Ia juga mengizinkan video eksperimennya diberitakan oleh kumparanTEKNO.
Dokumentasi proyek induk memperingatkan bahwa mekanisme keamanan Apple sebagian besar dinonaktifkan dan pemasangan iOS di Android bakal menghapus seluruh data pengguna. Jadi hati-hati risikonya kalau mau coba sendiri, ya!
