Sergey Brin: Model AI Berkembang Cepat Bisa Perbaiki Diri, Minim Andil Manusia

kumparanTEKNOverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pendiri dan Presiden Alphabet. Foto: Getty Images/Bloomberg
zoom-in-whitePerbesar
Pendiri dan Presiden Alphabet. Foto: Getty Images/Bloomberg

Google sedang berada di titik krusial dalam pengembangan AI. Dalam diskusi meja bundar soal pengembangan model Gemini 4 Argon, pendiri Google, Sergey Brin, mengatakan pengembangan AI di internal perusahaan sedang melaju lebih cepat karena model-model AI bisa menciptakan versi upgrade-nya sendiri.

Konsep ini dikenal sebagai recursive self-improvement (RSI), yakni kondisi ketika artificial intelligence membantu menciptakan sistem AI yang lebih baik. Siklus tersebut bisa memicu efek bola salju yang mempercepat pembuatan model AI baru.

Brin menunjuk perilisan model Flash sebelum Gemini 4 sebagai bukti proses itu sudah berjalan. Menurutnya, Google mulai masuk ke dalam siklus tersebut.

"Saat ini pakar kami dan model AI saling bekerja sama saling mengulurkan tangan untuk membuat model AI versi terbaru," Ujar Sergey Brin dilansir Business Insider.

Anthropic dan OpenAI Juga Melihat Fakta Serupa

Google bukan satu-satunya yang menyebut AI kini sampai di fase RSI. Anthropic dan OpenAI sebelumnya juga menyampaikan hal yang sama. Laporan terbaru firma Gladstone AI, yang terbit pekan ini, memaparkan cara perusahaan-perusahaan AI bergerak ke fase RSI.

Sebagian besar peneliti yang diwawancarai berasal dari Anthropic, OpenAI, dan DeepMind. Mereka memperkirakan RSI akan dimulai dalam 3 hingga 12 bulan ke depan, bahkan bisa lebih cepat jika tidak ada intervensi pemerintah.

Dalam safety report untuk model Argon, Google menyebut sebagian komponen siklus riset dan pengembangan AI kini mulai bergerak otonom.

"Agen-agen AI kini beroperasi sebagai asisten 'profesional' yang (mampu) menyusun sebagian besar coding-an serta perbaikan bug, meski di sisi lain, perubahan kode tetap harus ditinjau manusia sebelum diserahkan," ungkap Google dalam laporan keselamatan Argon, sebagaimana dilaporkan oleh Business Insider.

RSI bikin manusia bisa kehilangan kendali atas teknologi ini jika pagar pengaman yang memadai tidak tersedia.