Konten dari Pengguna

Warga Binaan Perempuan Lapas Jember Serius Belajar Merajut

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Lapas Kelas IIA Jember tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Warga Binaan Perempuan Lapas Jember Belajar Merajut
zoom-in-whitePerbesar
Warga Binaan Perempuan Lapas Jember Belajar Merajut

JEMBER — Berawal dari seutas benang, kreativitas bisa menghasilkan karya yang bernilai. Hal inilah yang terlihat dalam kegiatan pembinaan kemandirian di blok wanita Lapas Kelas IIA Jember pada Senin (26/10/2026). Warga binaan permempuan terus mengembangkan keterampilan sekaligus mengisi waktu dengan kegiatan yang produktif.

Dalam kegiatan ini, warga binaan belajar merangkai benang menjadi berbagai produk rajutan. Setiap prosesnya membutuhkan ketelitian dan kesabaran, mulai dari menyusun simpul hingga membentuk pola yang diinginkan.

Kegiatan merajut juga memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk mengeksplorasi kreativitas. Dari proses belajar tersebut, mereka dapat mengembangkan kemampuan secara bertahap dan menghasilkan karya melalui keterampilan yang terus diasah.

Kalapas Jember, Wahyu Susetyo, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian menjadi bagian penting dalam mempersiapkan warga binaan untuk kembali ke masyarakat. “Kami berharap keterampilan yang dipelajari di sini tidak berhenti selama menjalani pembinaan saja, tetapi juga bisa dikembangkan setelah mereka bebas. Keterampilan ini dapat menjadi bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih produktif,” ujarnya.

Selain melatih keterampilan tangan, kegiatan ini mendorong warga binaan untuk memanfaatkan waktu secara positif. Proses merajut yang dilakukan secara bertahap juga menjadi kesempatan untuk melatih ketekunan dan membangun kepercayaan diri melalui karya yang dihasilkan.

Lapas Jember terus memberikan ruang bagi warga binaan perempuan untuk mengembangkan potensi diri. Sebab, di balik setiap rajutan yang tercipta, ada keterampilan yang dipelajari dan peluang baru yang dapat dibawa sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.