News
·
1 Juni 2021 21:05
·
waktu baca 2 menit

2 Warga Pesawaran Tewas Setelah Mobil Masuk Jurang Menuju Pantai Minang Rua

Konten ini diproduksi oleh Lampung Geh

Foto ini mungkin mengganggumu, apakah tetap ingin melihat?

Kendaraan roda empat Mitsubishi Kuda nomor polisi BE 1483 RX yang hilang kendali di tanjakan curam menuju Pantai Minang Rua

Lampung Geh, Lampung Selatan - Kecelakaan lalulintas tunggal mengakibatkan 2 orang tewas di jurang menuju pantai Minang Rua, Desa Kaliawi, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan.

ADVERTISEMENT

Insiden yang terjadi bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, Selasa (1/6) sekitar pukul 11.30 WIB ini melibatkan Kendaraan roda empat Mitsubishi Kuda nomor polisi BE 1483 RX.

Kepala Satuan Lalulintas (Satlantas) AKP Edwin Widya Dirotsaha Putra mengatakan ada 5 orang yang menjadi korban kecelakaan tersebut.

"Kendaraan Mitsubishi Kuda warna Abu-abu ini berjalan dari arah Jalan lintas Sumatera menuju Minang Rua jumlah penumpang 5 orang," ungkap Edwin kepada Lampung Geh.

Sesampai di pintu masuk Minang Rua kendaraan ditanyai penjaga tentang kondisi kendaraan dan pengemudi atas nama Supriyono (58) mengatakan dalam keadaan baik.

Foto ini mungkin mengganggumu, apakah tetap ingin melihat?

Polisi menunjukkan TKP lakalantas

"Setelah itu, kendaraan segera berjalan menurun kearah Pantai Minang Rua, pada saat di jalan pengemudi melewati beberapa tikungan menurun dan kemudian kehilangan kendali," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

Edwin melanjutkan, sampai di TKP pengemudi mencoba mengendalikan kendaraannya agar tidak menabrak perbukitan di sebelah kanan.

"Namun, kendaraan diarahkan ke kiri dan langsung masuk ke jurang. Maka, terjadilah kecelakaan lalulintas," katanya.

Akibat mobil masuk jurang ini, 2 orang yang salah satunya sang sopir meninggal dunia. Sedangkan, ketiganya mengalami luka ringan.

"Sopir merupakan warga Pesawaran meninggal saat perjalanan ke rumah sakit. Komariah (55) warga Pesawaran meninggal di Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda," lanjutnya.

Selanjutnya, kerugian material ditaksir capai Rp 20 juta.

"Kondisi jalan beraspal baik, menikung menurun dari arah Jalinsum kanan perbukitan dan kiri jurang," tutupnya. (*)