Konten dari Pengguna

Penguatan Keamanan, Lapas Mojokerto Tingkatkan Pengawasan Kamar Hunian WBP

Lapas Mojokerto

Lapas Mojokerto

Akun Resmi Humas Lapas Kelas IIB Mojokerto

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Lapas Mojokerto tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penguatan Keamanan, Lapas Mojokerto Tingkatkan Pengawasan Kamar Hunian Warga Binaan (Foto:HumasLapasMoker)
zoom-in-whitePerbesar
Penguatan Keamanan, Lapas Mojokerto Tingkatkan Pengawasan Kamar Hunian Warga Binaan (Foto:HumasLapasMoker)

Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto terus memperkuat keamanan dan ketertiban melalui pemeriksaan kamar hunian warga binaan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh jajaran Pengamanan, Kamtib Kemananan dan ketertiban, dan Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) sebagai langkah deteksi dini untuk menjaga situasi lapas tetap aman dan kondusif, Jumat (23/10).

Dalam pelaksanaannya, Kepala Regu Jaga A, Raeko Muri, melakukan pemeriksaan secara teliti terhadap kamar hunian dan barang-barang milik warga binaan. ”Dari hasil pemeriksaan, kondisi kamar hunian secara umum terpantau aman,”jelasnya.

Petugas hanya menemukan 1 senjata tajam rakitan dan 1 set kartu remi yang kemudian diamankan untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Terpisah, Kepala Lapas Mojokerto, Arifin Akhmad, menegaskan bahwa pengawasan secara berkala merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan pemasyarakatan. ”Seluruh jajaran agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menjalankan tugas sesuai prosedur, serta mengedepankan sikap profesional dalam setiap pelaksanaan pengamanan,”tegasnya.

Salah Satu Warga Binaan, FB, mengatakan siap membantu menjaga keamanan ketertiban. ”kami merasa aman dan nyaman,”ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Mojokerto berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif. Upaya tersebut diharapkan dapat meminimalkan potensi gangguan keamanan sekaligus mendukung pelaksanaan pembinaan warga binaan secara optimal.