Konten dari Pengguna

Tingkatkan Kualitas Layanan, Lapas Mojokerto Ikuti Bimtek Simonev Bama Virtual

Lapas Mojokerto

Lapas Mojokerto

Akun Resmi Humas Lapas Kelas IIB Mojokerto

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Lapas Mojokerto tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tingkatkan Kualitas Layanan, Lapas Mojokerto Ikuti Bimtek Simonev Bama Secara Virtual (Foto:HumasLapasMoker)
zoom-in-whitePerbesar
Tingkatkan Kualitas Layanan, Lapas Mojokerto Ikuti Bimtek Simonev Bama Secara Virtual (Foto:HumasLapasMoker)

Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Monitoring dan Evaluasi Bahan Makanan (SIMONEV BAMA) versi 2 secara virtual pada Kamis (23/4). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan makanan bagi warga binaan.

Bimtek yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur ini diikuti oleh jajaran yang membidangi perawatan, termasuk pejabat perawatan (Kasi dan Kasubsi), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), petugas dapur, serta tenaga kesehatan di Lapas Mojokerto.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil uji petik aplikasi SIMONEV BAMA versi 2, yang bertujuan untuk meningkatkan sistem monitoring dan evaluasi dalam pengelolaan bahan makanan di lingkungan pemasyarakatan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan, monitoring, pengawasan, dan pengendalian dari Kantor Wilayah.

Dalam pelaksanaannya, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga melakukan praktik langsung penggunaan aplikasi SIMONEV BAMA versi 2 dengan menyiapkan perangkat pendukung serta data terkait penyelenggaraan makanan. Hal ini dilakukan guna memastikan implementasi sistem berjalan optimal di masing-masing satuan kerja.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Lapas Mojokerto menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan, khususnya dalam penyediaan makanan yang memenuhi standar kesehatan dan gizi bagi warga binaan, serta mendukung tata kelola pemasyarakatan yang lebih profesional dan akuntabel.