Lapas Narkotika Yogyakarta Terima 10 Mahasiswa Magang UNRIYO

Akun resmi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Yogyakarta
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Lapas Narkotika Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

YOGYAKARTA - Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta menerima 10 mahasiswa magang dari Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO) pada Senin (26/10/2026). Penerimaan mahasiswa dilakukan oleh Kepala Lapas bersama Kepala Subbagian Tata Usaha dan Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat), serta dihadiri dosen pembimbing magang. Kegiatan ini menjadi bagian dari kerja sama berkelanjutan antara Lapas Narkotika Yogyakarta dan UNRIYO dalam mendukung pembelajaran berbasis praktik di lingkungan pemasyarakatan.
Selama pelaksanaan magang, para mahasiswa akan mempelajari proses dan tata kelola pelayanan pemberian makan bagi warga binaan secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir. Ruang lingkup pembelajaran meliputi proses penerimaan bahan makanan, pengelolaan dan pengolahan bahan, hingga pendistribusian makanan kepada warga binaan. Melalui keterlibatan dalam proses tersebut, mahasiswa diharapkan memperoleh pemahaman langsung mengenai pelaksanaan layanan makanan di lingkungan lembaga pemasyarakatan.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, 10 mahasiswa tersebut akan dibagi ke dalam dua shift selama masa magang. Pembagian ini diharapkan dapat membantu pelaksanaan pembelajaran secara terstruktur sekaligus memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami alur pelayanan sesuai dengan proses kerja yang berlangsung.
Kerja sama antara Lapas Narkotika Yogyakarta dan UNRIYO telah berlangsung selama beberapa waktu dan akan terus dilanjutkan. Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi antara institusi pemasyarakatan dan perguruan tinggi dalam menghubungkan pembelajaran akademik dengan praktik di lapangan. Selain memperoleh pengalaman langsung, mahasiswa juga diharapkan mampu mengidentifikasi aspek-aspek pelayanan yang dapat dikembangkan berdasarkan hasil pengamatan selama magang.
Salah satu hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah tersusunnya evaluasi dan rekomendasi terkait pelaksanaan pelayanan pemberian makan bagi warga binaan. Hasil pengamatan mahasiswa diharapkan dapat menjadi bahan masukan dalam mengidentifikasi peluang perbaikan, meningkatkan efektivitas proses kerja, serta mendukung tata kelola pelayanan makanan yang lebih baik.
Melalui penerimaan mahasiswa magang ini, Lapas Narkotika Yogyakarta terus membuka ruang kolaborasi dengan dunia pendidikan untuk mendukung peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan. Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa dalam memperoleh pengalaman praktis, tetapi juga menghasilkan masukan konstruktif bagi perbaikan pelayanan pemberian makan bagi warga binaan secara berkelanjutan.
