Pastikan Kualitas dan Keamanan Pangan dalam Penerimaan Bahan Makanan di Lapas

Akun resmi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Yogyakarta
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Lapas Narkotika Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

YOGYAKARTA - Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta melaksanakan penerimaan bahan makanan bagi warga binaan melalui Panitia Penerima Bahan Makanan pada Senin (26/10/2026), mulai pukul 05.30 WIB di Gerbang Utama Pengamanan Pintu Utama (P2U). Proses penerimaan dilaksanakan dengan disaksikan petugas regu pengamanan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur, mulai dari pemeriksaan keamanan hingga verifikasi kualitas dan kuantitas bahan makanan.
Sebelum dilakukan penimbangan, seluruh bahan makanan yang dikirim oleh CV. Intimart terlebih dahulu diperiksa oleh petugas P2U. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan keamanan barang yang masuk ke lingkungan Lapas Narkotika Yogyakarta sebagai bagian dari pelaksanaan pengawasan dan pengendalian akses masuk.
Setelah pemeriksaan keamanan selesai, Panitia Penerima Bahan Makanan melaksanakan kontrol kualitas terhadap bahan yang diterima. Selanjutnya, dilakukan penimbangan untuk memastikan kesesuaian kuantitas dengan permintaan bahan makanan yang telah ditetapkan berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) dan menu makan warga binaan pada hari berjalan.
Tahapan penerimaan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima bahan makanan antara pihak CV. Intimart yang diwakili oleh petugas pengirim dan Panitia Penerima Bahan Makanan. Dokumen tersebut menjadi bagian dari administrasi penerimaan sekaligus bukti serah terima bahan makanan yang telah melalui proses pemeriksaan dan penimbangan.
Setelah seluruh proses penerimaan selesai, bahan makanan selanjutnya dibawa untuk diolah di Dapur Sehat Saka (Satya Karuna). Pengolahan ini merupakan bagian dari rangkaian pelayanan penyediaan makanan bagi warga binaan, dengan memperhatikan kebutuhan menu yang telah direncanakan. Dapur Sehat Saka mengusung tagline “Melayani dengan Jujur dan Berempati” sebagai semangat dalam menjalankan pelayanan makanan.
Melalui prosedur penerimaan yang terstruktur, Lapas Narkotika Yogyakarta berupaya memastikan bahan makanan yang masuk memenuhi aspek keamanan, kualitas, dan kuantitas sesuai kebutuhan. Pelaksanaan tahapan secara tertib dan terdokumentasi diharapkan dapat mendukung tata kelola penyediaan makanan yang transparan, akuntabel, serta menunjang pemenuhan kebutuhan gizi warga binaan.
