3 Alasan Pemerintah Usulkan Fatwa Orang Kaya Nikahi Orang Miskin
Tulisan dari Light News tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menko PMK Muhadjir Effendy mengusulkan fatwa orang kaya nikahi orang miskin. Ia menilai fatwa ini bisa menyelesaikan masalah kemiskinan di Indonesia. Meski begitu, fatwa menuai pro dan kontra di mata masyarakat.
Lalu, mengapa Muhadjir mengusulkan fatwa ini? Berikut pertimbangannya.
Diharapakan Dapat Memutus Rantai Kemiskinan
Muhadjir menganggap Indonesia merupakan negara yang memiliki masalah kemiskinan. Dengan fatwa ini, diharapkan bisa mengurai rantai kemiskinan Indonesia.
Hal tersebut juga diamini oleh Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas. Ia beranggapan jika orang kaya menikahi orang kaya, maka putaran harta hanya berputar pada lingkaran orang kaya.
Hanya Intermeso
Muhadjir mengatakan fatwa orang kaya nikahi orang miskin sifatnya hanya anjuran. Hal tersebut diharapkan bisa memperbaiki kekeliruan masyarakat mengenai tafsiran agama 'jodoh harus yang se-kufu atau setara.
Lebih lanjut, kata Muhadjir, fatwa tersebut hanya sebatas intermeso. Hal tersebut ia sampaikan saat ceramah di JIExpo, Jakut, Rabu (19/2).
Sebagai Gerakan Moral
Muhadjir Effendy berharap fatwa ini bisa menjadi gerakan moral. Agar, kata Muhadjir, orang yang kaya tidak harus milih-milih ketika mencari jodoh atau menantu.
"Saya minta ada semacam gerakan moral bagaimana memutus mata rantai kemiskinan itu," kata Muhadjir.

