Antisipasi terjadinya Bencana! Mahasiswa KKN Undip buat Rute Evakuasi di Sekolah
Tulisan dari Lilis Nopita Sari tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

PEKALONGAN (22/01/2024) – Sekolah merupakan fasilitas umum sebagai tempat menuntut ilmu yang tidak luput dari resiko serta berbagai ancaman bencana yang dapat terjadi kapan saja. Sekolah idealnya menjadi tempat yang aman bagi anak-anak dan tenaga pendidik. Seperti yang kita ketahui bersama, bencana berdampak besar terhadap keberlangsungan kegiatan belajar mengajar. Anak-anak sekolah sangat rentan menjadi korban saat terjadinya bencana, terlebih lagi tidak adanya rambu-rambu jalur evakuasi di sekolah. Berdasarkan Lampiran Peraturan Pemerintah No 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung, setiap bangunan Gedung kecuali rumah tinggal Tunggal dan rumah deret sederhana harus menyediakan sarana evakuasi yang dibutuhkan terutama pada saat bencana atau situasi darurat lainnya untuk : a) evakuasi pengguna bangunan gedung dan pengunjung bangunan gedung ke luar bangunan gedung: dan atau b) akses petugas evakuasi.
Menanggapi pentingnya adanya jalur evakuasi dan titik kumpul terutama di sekolah, salah satu mahasiswa KKN Tim I Undip yang bertempat di Desa Sokoyoso membantu pembuatan denah rute jalur evakuasi serta pengadaan rambu jalur evakuasi dan titik kumpul di KB Ceria Mandiri, SDN 1 Sokoyoso, dan SMPN 4 Kajen. Keberadaan jalur evakuasi dan titik kumpul ini harus dipahami oleh seluruh warga sekolah sehingga mahasiswa KKN Undip juga melakukan sosialisasi pengenalan jalur evakuasi dan titik kumpul serta langkah-langkah tanggap darurat bencana kepada kepala sekolah.
Harapannya melalui program kerja ini, seluruh warga sekolah di Desa Sokoyoso dapat memiliki wawasan dan perhatian lebih terhadap mitigasi bencana.
Penulis : Lilis Nopita Sari | Teknik Perkapalan | Fakultas Teknik
DPL : Septrial Arafat, S.P., M.P.
Lokasi : Desa Sokoyoso, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan
#KKNUndipTim1 #p2kknUndip #lppmUndip #Undip #SeptrialArafat

