Konten dari Pengguna

DT Peduli dan BPBD Tasikmalaya Edukasi Siswa TK tentang Siaga Bencana

DT Peduli

DT Peduli

Lembaga Amil Zakat Nasional Daarut Tauhiid Peduli

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari DT Peduli tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

DT Peduli bersinergi dengan BPBD Kota Tasikmalaya Gelar Edukasi Satuan Pendidikan Aman Bencana di KB-TK Al Biruni Tasikmalaya (Sumber: DT Peduli)
zoom-in-whitePerbesar
DT Peduli bersinergi dengan BPBD Kota Tasikmalaya Gelar Edukasi Satuan Pendidikan Aman Bencana di KB-TK Al Biruni Tasikmalaya (Sumber: DT Peduli)

DTPEDULI.ORG | TASIKMALAYA - DT Peduli berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya menggelar edukasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di KB-TK Al-Biruni Tasikmalaya, Jumat (9/10/2026). Kegiatan ini diikuti 83 siswa dan 11 guru untuk mengenalkan kesiapsiagaan menghadapi bencana sejak dini.

Instruktur BPBD Kota Tasikmalaya, Bella Lestari, menyampaikan materi kebencanaan sekaligus mengenalkan alat pelindung diri (APD) dan perlengkapan penyelamatan. Para siswa juga mengikuti simulasi gempa bumi, termasuk mempraktikkan teknik Drop, Cover, Hold On atau merunduk, berlindung di tempat kokoh, dan berpegangan hingga guncangan berhenti. Mereka turut dikenalkan dengan jalur evakuasi dan titik kumpul yang aman.

PIC Partnership DT Peduli Tasikmalaya, Salehudin, mengatakan edukasi kebencanaan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar budaya kesiapsiagaan dapat tumbuh di lingkungan pendidikan.

DT Peduli bersinergi dengan BPBD Kota Tasikmalaya Gelar Edukasi Satuan Pendidikan Aman Bencana di KB-TK Al Biruni Tasikmalaya (Sumber: DT Peduli)

"Budaya siap siaga bencana tidak bisa dibangun oleh satu pihak saja. Diperlukan dukungan dan kolaborasi semua pihak, mulai dari lembaga pendidikan, pemerintah, komunitas, hingga masyarakat, agar upaya mitigasi bencana dapat berjalan secara berkelanjutan," ujar Salehudin.

Kepala KB-TK Al-Biruni Tasikmalaya, Elin, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia berharap edukasi ini memberikan pengalaman berharga bagi siswa dan guru dalam meningkatkan pengetahuan serta kesiapan menghadapi bencana.

Selain edukasi kebencanaan, kegiatan ini juga menanamkan kepedulian sosial melalui ajakan berdonasi bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan wilayah sekitarnya.

Melalui program SPAB, DT Peduli berharap anak-anak tidak hanya memahami cara melindungi diri saat bencana, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang peduli dan siap membantu sesama. (Saepudin/Astri Rahmayanti)