Konten dari Pengguna

DT Peduli Solo Gelar Program Pendidikan Aman Bencana di SMPIT Teladan

DT Peduli

DT Peduli

Lembaga Amil Zakat Nasional Daarut Tauhiid Peduli

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari DT Peduli tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Praktek Penanganan Api bersama Siswa-siswi SMPIT Teladan Kriwen, Sukoharjo (Sumber: DT Peduli)
zoom-in-whitePerbesar
Praktek Penanganan Api bersama Siswa-siswi SMPIT Teladan Kriwen, Sukoharjo (Sumber: DT Peduli)

DTPEDULI.ORG | SUKOHARJO - Kesiapsiagaan menghadapi bencana perlu ditanamkan sejak usia sekolah. Hal inilah yang menjadi perhatian Daarut Tauhiid (DT) Peduli Solo melalui Program Pendidikan Aman Bencana (PAB) yang digelar bersama SMPIT Teladan, Kriwen, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Jumat (14/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh para siswa SMPIT Teladan. Para peserta mendapatkan edukasi sekaligus praktik langsung sebagai bekal untuk menghadapi berbagai situasi bencana yang berpotensi terjadi di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Siswa-siswa SMPIT Teladan tidak hanya menyimak materi dari pelatih, tetapi diajak mempraktekannya langsung (Sumber: DT Peduli)

Program Pendidikan Aman Bencana merupakan salah satu bentuk ikhtiar DT Peduli Solo dalam membangun budaya kesiapsiagaan dan keselamatan di lingkungan sekolah. Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan empat materi utama, yaitu penanganan saat gempa bumi, penanganan kebakaran api kecil, antisipasi kebocoran gas, serta langkah keselamatan ketika gempa atau kebakaran terjadi saat berada di dalam ruangan.

Pada materi gempa bumi, siswa diperkenalkan dengan teknik "Drop, Cover, Hold On", sekaligus diajak mengenali jalur evakuasi dan titik kumpul yang aman. Sementara itu, dalam materi kebakaran, peserta mendapatkan edukasi mengenai langkah awal penanganan api kecil dan cara melakukan pemadaman dengan aman.

Siswa juga dibekali pengetahuan mengenai tanda-tanda kebocoran gas, tindakan yang perlu dilakukan untuk mencegah risiko kebakaran, serta prosedur evakuasi yang tepat. Praktik dan simulasi di dalam ruangan turut dilakukan untuk melatih ketenangan, komunikasi, serta koordinasi ketika menghadapi kondisi darurat.

"Kami berharap melalui Program Pendidikan Aman Bencana ini, siswa dapat memiliki pengetahuan, keterampilan, dan mental yang siap saat menghadapi bencana. Karena kesiapsiagaan harus dimulai dari usia sekolah," ujar Habibur Rachman, Perwakilan DT Peduli Solo.

Relawan DT Peduli Solo saat menjelaskan materi pada kegiatan Pendidikan Aman Bencana di SMPIT Teladan (Sumber: DT Peduli)

Kepala SMPIT Teladan, Haris, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga memberikan keterampilan praktis yang dapat diterapkan ketika menghadapi kondisi darurat.

"Kami sangat berterima kasih kepada DT Peduli yang telah memfasilitasi pelatihan ini. Materi yang diberikan sangat aplikatif dan penting. Semoga ilmu ini bermanfaat bagi siswa, guru, dan seluruh warga sekolah," ujarnya.

Antusiasme tampak dari para siswa yang mengikuti setiap sesi dengan aktif, terutama saat praktik dan simulasi. Melalui kegiatan ini, DT Peduli Solo berharap kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap bencana semakin tumbuh di lingkungan sekolah.

Kolaborasi DT Peduli Solo dan SMPIT Teladan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tanggap, dan siap menghadapi bencana. (Habib/Cristi A.Sarif)