Konten dari Pengguna

Public Expose DT Peduli: Sajikan Kisah Manfaat ZISWAF dan Inovasi Kebaikan

DT Peduli

DT Peduli

Lembaga Amil Zakat Nasional Daarut Tauhiid Peduli

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari DT Peduli tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Public Expose DT Peduli, Langkah besar DT Peduli dalam melaporkan seluruh kegiatan penghimpunan dan penggunaan dana ZISWAF di Tahun 2025 (Sumber: DT Peduli)
zoom-in-whitePerbesar
Public Expose DT Peduli, Langkah besar DT Peduli dalam melaporkan seluruh kegiatan penghimpunan dan penggunaan dana ZISWAF di Tahun 2025 (Sumber: DT Peduli)

DTPEDULI.ORG | BANDUNG — Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) DT Peduli menggelar Public Expose 2026 di Aula Daarul Hajj, DT Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2026). Agenda perdana dikemas sebagai experience event interaktif untuk memperlihatkan akuntabilitas dan dampak nyata penyaluran dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF).

Direktur Utama DT Peduli, Jajang Nurjaman, menegaskan pentingnya keterbukaan dalam mengelola amanah publik. Melalui Public Expose, Laporan kinerja ini disajikan dalam rangkaian kisah kebermanfaatan.

"Public Expose 2026 ini ruang bagi kami untuk berbagi pengalaman. Kami ingin publik dan mitra merasakan langsung dampak dari amanah yang dititipkan. Keterbukaan ini adalah wujud tanggung jawab kami agar setiap rupiah dapat dipertanggungjawabkan serta memberi manfaat nyata," ujar Jajang.

Direktur Utama DT Peduli, Jajang Nurjaman, saat memberikan sambutan dan laporan DT Peduli Tahun 2025 di agenda Public Expose DT Peduli (Sumber: DT Peduli)

Mengusung pilar Expand, Empower, dan Experience, Jajang mengungkapkan, penghimpunan dana sepanjang tahun 2025 yang mencapai Rp179 miliar. Adapun total penyaluran menembus angka Rp180 miliar, memanfaatkan saldo program dari tahun sebelumnya. Penyaluran tersebut mencakup program pendidikan, ekonomi, hingga kemanusiaan di seluruh Indonesia serta mancanegara, seperti Palestina dan Afrika.

Ia menambahkan, DT Peduli menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp200 miliar pada tahun 2026. Hingga semester pertama, realisasi penghimpunan telah mencapai Rp106 miliar. Selain itu, program kurban DT Peduli sebelumnya telah menjangkau masyarakat penerima manfaat di 30 negara.

Syekh Motaz Harb Muhammad Haniyah, ia salah satu santri Program Penghafal Al-Quran DT Gaza (Sumber: DT Peduli)

Dalam helatan ini, DT Peduli juga meluncurkan dua inovasi strategis. Pertama, platform digital sedekah.id yang memudahkan masyarakat untuk bersedekah secara rutin, memanfaatkan layanan jemput donasi, konsultasi, hingga fitur sedekah nontunai. Kedua, peluncuran roadmap jangka panjang 20 tahun untuk program Palestina yang berfokus pada pemberdayaan berkelanjutan, pemakmuran Masjidil Aqsa, dan kemandirian warga Gaza.

Ketua Pelaksana Public Expose 2026, Kevin Adhytama, menyampaikan bahwa rangkaian acara dirancang agar peserta undangan yang hadir dan masyarakat menyaksikan secara daring merasakan pengalaman kerja kemanusiaan di lapangan dan dampak kebaikannya.

“Rangkaian acara ini dirancang sebagai sebuah pengalaman yang menyentuh hati agar publik dapat melihat langsung bagaimana kebaikan bekerja di lapangan," jelas Kevin.

Koh Dennis Lim, dihadirkan DT Peduli dalam Agenda Public Expose sebagai salah satu penerima manfaat program Kader Dakwah DT Peduli (Sumber: DT Peduli)

Acara ini dihadiri jajaran Kementerian Agama, BAZNAS, Forum Zakat (FOZ), serta penganugerahan apresiasi bagi donatur dan mitra korporasi. Kisah kebermanfaatan diperkuat dengan hadirnya Syekh Mu’taz, alumni santri tahfiz Masjid DT Gaza, serta Koh Dennis Lim sebagai Special Impact Guest. Koh Dennis Lim merupakan penerima manfaat program Kader Dakwah DT Peduli yang kini telah bertransformasi menjadi muzakki. (Agus ID)