Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Dilakukan Banyak Orang

Mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Methia Sonia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada banyak kebiasaan yang kita lakukan setiap hari tanpa pernah benar-benar memikirkannya.
Bukan kebiasaan besar seperti olahraga setiap pagi atau membaca buku sebelum tidur. Justru hal-hal kecil yang dilakukan secara spontan dan sering kali baru kita sadari ketika orang lain membicarakannya.
Misalnya membuka HP tanpa tahu sebenarnya ingin melihat apa.
Awalnya hanya ingin melihat jam. Setelah layar terbuka, mata langsung berpindah ke media sosial. Padahal tidak ada pesan penting dan tidak ada sesuatu yang sedang dicari.
Tetap saja, HP dibuka.
Lalu ditutup.
Beberapa menit kemudian dibuka lagi.
Mengecek HP Padahal Tidak Ada Notifikasi
Ini mungkin salah satu kebiasaan yang paling mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.
Kita sedang duduk, kemudian tangan mengambil HP. Layar dibuka, dicek sebentar, lalu dikunci lagi.
Tidak ada pesan.
Tidak ada telepon.
Tidak ada notifikasi.
Tapi beberapa saat kemudian kita melakukannya lagi.
Kadang kita bahkan tidak sadar bahwa tangan sudah mengambil HP sampai akhirnya melihat layar dan berpikir, “Aku sebenarnya mau ngapain, ya?”
Setelah itu HP diletakkan kembali.
Sampai beberapa menit kemudian diambil lagi.
Membuka Kulkas Tanpa Benar-Benar Lapar
Kebiasaan lainnya adalah membuka kulkas meskipun baru saja melihat isinya.
Kita berjalan ke dapur, membuka pintu kulkas, melihat makanan dan minuman yang ada, kemudian menutupnya.
Tidak mengambil apa pun.
Beberapa saat kemudian, kita kembali lagi.
Padahal isi kulkas tentu belum berubah dalam waktu beberapa menit.
Namun, entah kenapa selalu ada rasa ingin melihat lagi.
Mungkin sedang lapar.
Mungkin ingin mencari sesuatu.
Atau mungkin memang sedang bosan.
Kebiasaan sederhana seperti ini terasa lucu ketika kita menyadarinya sendiri.
Mencari Barang Sambil Memegang Barangnya
Ada juga kejadian yang rasanya sulit dijelaskan.
Kita panik mencari HP ke seluruh kamar.
Meja diperiksa.
Kasur diperiksa.
Tas dibuka.
Bahkan mulai bertanya kepada orang lain apakah ada yang melihat HP kita.
Padahal beberapa detik kemudian baru sadar bahwa HP tersebut sedang berada di tangan sendiri.
Hal yang sama bisa terjadi dengan kacamata, pulpen, atau benda lain yang sedang kita gunakan.
Kita terlalu fokus mencari sampai lupa memperhatikan apa yang sedang kita pegang.
Begitu sadar, biasanya hanya bisa tertawa sendiri.
Membaca Pesan Berkali-kali Sebelum Membalas
Ada juga kebiasaan ketika menerima pesan.
Pesannya sebenarnya sederhana.
Kita sudah tahu maksudnya dan sebenarnya bisa langsung menjawab.
Tetapi sebelum membalas, pesan tersebut dibaca lagi.
Kemudian dibaca sekali lagi.
Mulai berpikir harus menjawab seperti apa.
Mengetik.
Dihapus.
Mengetik lagi.
Padahal pertanyaannya hanya membutuhkan jawaban sederhana.
Kadang bukan karena pesannya sulit, tetapi kita ingin memastikan jawaban yang diberikan tidak terdengar aneh atau salah dipahami.
Akhirnya, pesan yang sebenarnya bisa dibalas dalam beberapa detik justru tertunda cukup lama.
Mengingat Kembali Percakapan yang Sudah Selesai
Kebiasaan kecil lainnya adalah tiba-tiba mengingat percakapan yang sudah terjadi beberapa jam atau bahkan beberapa hari sebelumnya.
Misalnya setelah selesai berbicara dengan seseorang, tiba-tiba terpikir:
“Kenapa tadi aku jawabnya begitu, ya?”
Padahal percakapannya sudah selesai.
Tidak ada yang perlu diperbaiki.
Tetapi otak seperti memutar ulang percakapan tersebut.
Kadang kita baru menemukan jawaban yang menurut kita lebih bagus setelah percakapannya selesai.
“Harusnya tadi aku bilang begini.”
Sayangnya, kesempatan untuk mengatakannya sudah lewat.
Ternyata Banyak yang Melakukan Hal yang Sama
Hal menarik dari kebiasaan-kebiasaan kecil tersebut adalah kita sering menganggapnya sebagai sesuatu yang hanya kita lakukan sendiri.
Padahal ketika dibicarakan dengan orang lain, ternyata responsnya justru sama.
“Gue juga begitu.”
“Aku sering banget.”
“Kirain cuma aku.”
Mungkin memang ada banyak kebiasaan kecil yang tidak pernah kita anggap penting karena sudah terlalu biasa dilakukan.
Kita melakukannya secara spontan, kemudian melanjutkan aktivitas seperti biasa.
Tidak ada yang mencatat.
Tidak ada yang menganggapnya sebagai sesuatu yang istimewa.
Namun, justru kebiasaan kecil seperti itulah yang kadang membuat kehidupan sehari-hari terasa dekat dan lucu.
Hal Kecil yang Membuat Kita Merasa, “Ternyata Aku Tidak Sendiri”
Pada akhirnya, kebiasaan seperti membuka HP tanpa tujuan, mengecek kulkas berkali-kali, mencari barang yang sedang dipegang, membaca pesan sebelum membalas, atau mengingat kembali percakapan yang sudah selesai mungkin terlihat sepele.
Tetapi ketika kita menyadarinya, ada satu hal yang menarik.
Ternyata kita tidak selalu sendirian dalam melakukan hal-hal kecil tersebut.
Bisa jadi teman di sebelah kita juga pernah membuka HP tanpa tahu ingin melihat apa.
Bisa jadi orang lain juga pernah membuka kulkas hanya untuk menutupnya kembali.
Dan mungkin ada orang lain yang pernah panik mencari barang, padahal barang tersebut sedang ada di tangannya sendiri.
Kebiasaan-kebiasaan kecil seperti ini memang tidak mengubah hidup kita.
Namun, justru karena sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, hal tersebut bisa membuat kita tersenyum ketika menyadarinya.
Kadang, kita tidak perlu mencari hal besar untuk menemukan sesuatu yang menarik.
Cukup memperhatikan apa yang kita lakukan setiap hari.
Bisa jadi, kebiasaan kecil yang selama ini kita anggap aneh ternyata juga dilakukan banyak orang.
