Konten dari Pengguna

Kunjungan Industri ke PLN Icon Plus, Siswa Pawyatan Daha 1 Pelajari Fiber Optik

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mohammad Aldi Afandi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Siswa SMK Pawyatan Daha 1 mengamati demonstrasi penyambungan kabel fiber optik yang diperagakan oleh tim PLN Icon Plus. (Dok. PLN Icon Plus)
zoom-in-whitePerbesar
Siswa SMK Pawyatan Daha 1 mengamati demonstrasi penyambungan kabel fiber optik yang diperagakan oleh tim PLN Icon Plus. (Dok. PLN Icon Plus)

SURABAYA — Sebanyak 62 siswa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Pawyatan Daha 1 mempelajari teknologi fiber optik secara langsung saat mengunjungi kantor PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Timur, Selasa (20/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, siswa mengikuti pemaparan materi jaringan telekomunikasi dan menyaksikan demonstrasi teknik penyambungan kabel fiber optik.

Didampingi lima guru, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai profil perusahaan, bidang usaha, layanan, dan produk PLN Icon Plus. Materi juga mencakup konsep dasar fiber optik, karakteristik, fungsi, serta prinsip kerjanya dalam mendukung jaringan telekomunikasi.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi fiber optic splicing, yaitu teknik penyambungan serat optik yang digunakan dalam pekerjaan jaringan telekomunikasi. Melalui sesi ini, siswa diperkenalkan pada penerapan teknologi jaringan yang berkaitan dengan kompetensi yang mereka pelajari di sekolah.

Kunjungan industri tersebut merupakan bagian dari program kerja tahunan SMK Pawyatan Daha 1 untuk memperkenalkan lingkungan kerja profesional kepada siswa. Pengalaman ini diharapkan membantu mereka memahami penerapan kompetensi teknis di industri sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia usaha dan dunia industri (IDUKA).

Ketua Kompetensi Keahlian TKJ SMK Pawyatan Daha 1, Andi Muhammad Hidayat, mengapresiasi kesempatan yang diberikan PLN Icon Plus kepada para siswa untuk mengenal dunia industri secara langsung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN Icon Plus yang telah memberikan kesempatan kepada siswa-siswi SMK Pawyatan Daha 1 untuk belajar dan mengenal dunia industri secara langsung. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa karena mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga dapat melihat penerapan teknologi yang selama ini dipelajari di sekolah. Kami berharap pengalaman ini dapat menambah wawasan, meningkatkan motivasi belajar, dan menjadi bekal bagi mereka dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja,” ujar Andi.

Siswa-siswi SMK Pawyatan Daha 1 mengunjungi Network Operation Center (NOC) PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Timur, Surabaya, untuk mengenal lingkungan kerja dan operasional pemantauan jaringan telekomunikasi. (Dok. PLN Icon Plus)

Dari pihak PLN Icon Plus, kegiatan ini dihadiri Manager Operasi, Pemeliharaan, dan Aset, Rundu Adi Wahyudi. Para siswa mengikuti materi dan demonstrasi secara interaktif untuk mengenal teknologi serta proses kerja yang diterapkan di industri telekomunikasi.

Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Menurutnya, pengenalan praktik industri dapat membantu siswa memahami penerapan teknologi sekaligus mengenali kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja.

“Kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri memiliki peran penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Melalui kegiatan seperti kunjungan industri, siswa dapat mengenal penerapan teknologi secara langsung sekaligus memahami keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja. Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal bagi generasi muda untuk terus mengembangkan kompetensi, sehingga pengembangan ekosistem digital dapat didukung oleh sumber daya manusia yang siap menghadapi perubahan,” ujar Chipta Perdana.

Sementara itu, Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Timur, Rizky Ardiana Bayuwerty, menilai kunjungan industri menjadi salah satu ruang pembelajaran untuk memperkenalkan teknologi jaringan telekomunikasi sekaligus memperkuat hubungan antara sekolah dan industri.

“Kami berharap pengalaman ini dapat memperluas wawasan mereka, menumbuhkan minat untuk terus mengembangkan kompetensi, serta memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri. Semangat Melayani Sepenuh Hati juga kami wujudkan melalui upaya berbagi pengetahuan yang bermanfaat bagi pengembangan generasi muda,” ujar Rizky.

Melalui kunjungan ini, siswa memperoleh kesempatan untuk mengenal penerapan teknologi fiber optik di lingkungan kerja. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya sekolah menghubungkan pembelajaran di kelas dengan kebutuhan kompetensi di industri telekomunikasi.