Konten dari Pengguna

Jangan Langsung Nyalakan AC Mobil Saat Habis Dijemur, Ini Langkah yang Aman

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Muji Setiyo tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

VOC yang terperangkap dalam kabin mobil saat parkir (Sumber: Dokumen Penulis)
zoom-in-whitePerbesar
VOC yang terperangkap dalam kabin mobil saat parkir (Sumber: Dokumen Penulis)

Pernah buru-buru masuk mobil yang baru saja diparkir di bawah terik matahari, lalu langsung menyalakan AC? Hati-hati, kebiasaan ini bisa bikin udara dalam kabin malah jadi bahaya buat kesehatan.

Dalam kondisi panas ekstrem, interior mobil bisa melepaskan zat berbahaya bernama Volatile Organic Compounds atau VOC. Zat ini berasal dari penguapan material plastik, jok, dashboard, hingga lem dan pelapis yang ada di dalam mobil. Jika terperangkap terlalu lama, VOC bisa menyebabkan rasa mual, pusing, bahkan sesak napas.

Lalu, apa yang sebaiknya dilakukan?

Begini Cara Aman Menyalakan AC Mobil yang Habis Terjemur.

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah membuka semua pintu mobil. Ini bertujuan untuk mengeluarkan udara panas yang sudah terperangkap di dalam kabin. Jangan langsung duduk atau menyalakan mesin, karena suhu di dalam mobil bisa jauh lebih tinggi dibanding suhu luar dan penuh dengan uap zat kimia dari material interior.

Setelah itu, pastikan posisi transmisi dalam keadaan aman. Kalau mobil kamu bertransmisi manual, pastikan tuas sudah netral. Sementara untuk mobil matic, biasanya secara otomatis sudah berada di posisi "P" (parkir).

Langkah berikutnya, masukkan kunci kontak dan putar ke posisi ON untuk menyalakan sistem kelistrikan. Tapi ingat, jangan langsung menyalakan mesin ataupun AC. Tujuannya agar kipas bisa bekerja tanpa AC ikut menyala lebih dulu.

Selanjutnya, turunkan semua kaca jendela mobil. Ini penting banget untuk mempercepat sirkulasi udara dan membantu mengeluarkan Volatile Organic Compounds (VOC) yang mengendap di dalam kabin akibat suhu tinggi.

Sekarang, hidupkan blower atau kipas AC dalam mode sirkulasi luar, tanpa menyalakan pendinginnya. Fungsinya adalah untuk mendorong udara panas keluar dari kabin tanpa membebani kerja AC. Biarkan kipas ini berjalan selama beberapa menit, agar udara dalam kabin benar-benar terganti dengan udara segar dari luar.

Setelah udara terasa lebih ringan dan panasnya mulai berkurang, barulah kamu bisa menyalakan mesin mobil. Terakhir, nyalakan AC seperti biasa dan tutup semua kaca. Dengan cara ini, kabin mobil akan terasa lebih sejuk dan udara yang kamu hirup juga jauh lebih bersih dan aman.

Kenapa Ini Penting?

Udara panas yang terperangkap di dalam mobil bisa meningkatkan konsentrasi VOC sampai beberapa kali lipat. Ini yang bikin sebagian orang merasa pusing, mual, bahkan mabuk ketika masuk mobil yang panas. Apalagi jika langsung menyalakan AC dan menghirup udara dari dalam kabin yang belum sempat tersirkulasi.

Kebiasaan sederhana seperti membuka jendela dan memberi waktu sirkulasi udara bisa jadi langkah pencegahan yang sangat efektif.

Jadi, mulai sekarang, jangan buru-buru nyalain AC ya saat mobil habis dijemur!

Jika kamu sering parkir di area terbuka atau nggak ada pilihan selain meninggalkan mobil di bawah sinar matahari, tips ini bisa banget jadi penyelamat. Udara kabin jadi lebih bersih, tubuh juga lebih nyaman saat berkendara.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!

Sumber: https://muji.blog.unimma.ac.id/cara-aman-menghidupkan-ac-mobil-setelah-terparkir-di-bawah-terik-matahari/