Konten dari Pengguna

Festival Tirta Amarta: Upaya FBD UB 55 dalam Mengangkat Potensi Desa Ngadipuro

Mutiara Ramadhani

Mutiara Ramadhani

Mahasiswa FISIP Universitas Brawijaya

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mutiara Ramadhani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Suasana Festival Tirta Amarta di Pantai Pudak Desa Ngadipuro, terlihat pengunjung yang sedang menyaksikan penampilan Tari Sekar Pudak, serta sejumlah stan UMKM turut memeriahkan kegiatan, Blitar, 26 Juli 2026.
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Festival Tirta Amarta di Pantai Pudak Desa Ngadipuro, terlihat pengunjung yang sedang menyaksikan penampilan Tari Sekar Pudak, serta sejumlah stan UMKM turut memeriahkan kegiatan, Blitar, 26 Juli 2026.

Blitar - Festival Tirta Amarta berhasil di gelar di Pantai Pudak, Desa Ngadipuro, Kabupaten Blitar, pada Minggu (26/7/2026). Festival ini merupakan program kerja kelompok 55 FISIP Bakti Desa (FBD) Universitas Brawijaya, melalui kolaborasi dengan pemerintah Desa Ngadipuro, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Pudak, Pudak Beach Management, BUMDes Ngadipuro, Gus Jeng (Duta wisata) Kabupaten Blitar, serta dukungan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar.

Festival Tirta Amarta hadir bukan hanya sebagai hiburan bagi masyarakat, tapi sebagai upaya memperkenalkan beragam potensi Desa Ngadipuro. Mulai dari potensi wisata, budaya, serta UMKM lokal Desa Ngadipuro.

Kegiatan bazar UMKM dibuka mulai pukul 10.00 WIB, sementara festival berlangsung pukul 13.00 WIB hingga 17.30 WIB. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar serta Sekretaris Kecamatan Wonotirto.

Rangkaian acara menghadirkan pertunjukan budaya, yaitu Parade Batik Sora khas Ngadipuro yang menawarkan sensasi melukis batik di pinggir pantai. Penampilan talenta lokal sebagai bentuk melestarikan budaya, stan donor darah sebagai bentuk peduli sosial, serta bazar UMKM untuk meningkatkan potensi ekonomi masyarakat Desa Ngadipuro turut memeriahkan festival ini.

Pemilihan Pantai Pudak sebagai lokasi Festival menjadi upaya mengenalkan wisata Pantai Pudak kepada masyarakat luas. Keindahan Pantai Pudak yang dipadukan dengan pertunjukan budaya lokal menjadi daya tarik serta pengalaman berbeda bagi pengunjung.

Kepala Desa Ngadipuro, Eko Wahyudi, mengatakan bahwa Festival Tirta Amarta diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata Pantai Pudak melalui perpaduan keindahan alam dan budaya lokal Desa Ngadipuro.

"Dengan adanya Festival Tirta Amarta diharapkan bisa menambah daya tarik wisata pantai karena dengan paduan keindahan pantai dan budaya lokal. Harapan ke depannya bisa membuat paket wisata sunset dinner pudak beach yang menyuguhkan Tarian Sekar Pudak. Suguhan makanan minuman dari buah pudak ditemani dengan deburan ombak dan angin laut serta dengan lighting tentunya akan menambah hangat suasana," Ujarnya.

Selain itu, Pemerintah Desa juga berencana menjadikan Festival Tirta Amarta sebagai agenda tahunan, agar promosi wisata dan budaya Desa Ngadipuro dapat dilakukan secara berkelanjutan.

“Kita akan membuat agenda tahunan untuk Festival Tirta Amarta,” Lanjutnya.

Antusiasme pengunjung terlihat dari salah seorang pengunjung, Mutia Ulya menyatakan dirinya menikmati acara festival ini.

"Festivalnya bagus dan meriah. Karena diadakan di Pantai Pudak, pengunjung tidak hanya menikmati berbagai penampilan, tapi juga menikmati keindahan pantainya," Ujarnya.

Mutia menambahkan, adanya talenta muda serta UMKM dalam acara festival ini membuat pengunjung mengenal lebih jauh potensi Desa Ngadipuro.

"Selain karena diadakan di Pantai Pudak, festival ini juga menghadirkan talenta-talenta muda dan UMKM lokal di Desa Ngadipuro sehingga pengunjung pun bisa mengenal potensi desa," Tambahnya.

Melalui Festival Tirta Amarta, mahasiswa kelompok 55 FISIP Bakti Desa mengharapkan kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menjadikan Pantai Pudak semakin dikenal sebagai destinasi wisata unggulan yang menawarkan keindahan alam dan dipadukan indahnya kekayaan budaya lokal.