UNNES Gelar Pelatihan Bahasa Inggris RELAX di SMA Islam Al-Azhar 15 Semarang
Tulisan dari Naia Sophianti tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Semarang – Kamis, 14 Agustus 2025, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Semarang (UNNES) melaksanakan kegiatan pelatihan keterampilan berbicara bahasa Inggris di SMA Islam Al-Azhar 15 Semarang. Program ini mengusung tema “Penguatan Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris Melalui RELAX (Reducing Anxiety, Enjoying Language Learning through AI eXperience)”.
RELAX merupakan pendekatan pembelajaran bahasa Inggris yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) melalui fitur Automatic Speech Recognition (ASR). Metode ini dirancang untuk membantu guru dan siswa berlatih berbicara dengan suasana yang menyenangkan, mengurangi kecemasan, serta meningkatkan rasa percaya diri.
Kegiatan diawali dengan pengenalan konsep RELAX, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan berbasis AI. Peserta berkesempatan mencoba simulasi percakapan praktis dengan dukungan teknologi, sehingga dapat secara langsung mengetahui umpan balik dari pengucapan maupun intonasi yang digunakan. Dalam praktiknya, media pembelajaran berbasis teknologi yang digunakan adalah Speechace sebagai platform latihan berbicara bahasa Inggris, serta SESAME yang memberikan pengalaman percakapan interaktif layaknya berbicara melalui telepon dengan AI.
Dr. Muzakki Bashori, S.Pd., M.A. selaku ketua tim pengabdian kepada masyarakat menekankan pentingnya menghadirkan pengalaman belajar bahasa Inggris yang lebih menyenangkan dan sesuai perkembangan zaman. Beliau juga memperkenalkan manfaat teknologi pembelajaran berbasis AI sebagai sarana untuk menumbuhkan kepercayaan diri siswa agar berani berbicara tanpa rasa takut salah.
Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan. Siswa menganggap metode ini berbeda dari pembelajaran biasanya, karena lebih interaktif serta dekat dengan dunia digital yang mereka kenal sehari-hari.
Selain pelatihan, kegiatan ini akan menghasilkan beberapa luaran penting, di antaranya publikasi artikel ilmiah di jurnal nasional, video highlight kegiatan, pemberitaan di media massa, dan pendaftaran hak cipta. Hal ini menunjukkan komitmen UNNES dalam memperkuat kontribusi dosen melalui pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan.
Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program ini. UNNES berharap pendekatan RELAX dapat menjadi model pembelajaran berbasis teknologi yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah lain, sehingga lebih banyak guru dan siswa yang memperoleh manfaat dari program ini.

