Sulap Pakan Biasa Jadi Lebih Bernutrisi Melalui Penambahan Asam Amino Lisin

Mahasiswa Akuakultur Universitas Diponegoro
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Najjiya Felisia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Desa Tambaksari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal merupakan salah satu desa pesisir sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai pembudidaya ikan. Budidaya lele dipilih karena memiliki permintaan pasar yang tinggi. Keberhasilan budidaya tidak hanya dipengaruhi oleh jumlah pakan yang diberikan, tetapi juga oleh kualitas nutrisi yang terkandung di dalamnya. Oleh karena itu, peningkatan nutrisi pakan menjadi salah satu upaya yang dapat mendukung produktivitas budidaya.
Tim KKN UNDIP, mengajak para pembudidaya melakukan praktik penambahan asam amino lisin ke pakan. Metode penambahan asam amino lisin yaitu melarutkan 5 gram lisin dalam 100 ml air untuk 1kg pakan ikan. Larutan lisin kemudian diaplikasikan pada pakan dengan menggunakan sprayer, kemudikan dikeringkan.
Melalui praktik dan edukasi ini, Tim KKN UNDIP berharap pembudidaya Desa Tambaksari dapat menerapkan manajemen pakan yang baik sehingga dapat meningkatkan efisiensi pemanfaatan pakan, mempercepat masa panen, dan mengurangi biaya yang dikeluarkan.
Kesan: :"Pembudidaya sangat antusias saat saya mengajak Praktik Penambahan Asam Amino Lisin Pada Pakan"
Laporan oleh: Najjiya Felisia Majid
