Usai Konser NCT 127, Taeyong Menemukan Cerita Menarik di Sudut Jakarta

Mahasiswi Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Pancasila
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Najwa Nima tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jakarta – Sebagai penggemar K-Pop, saya biasanya lebih sering melihat idol favorit melalui penampilan di atas panggung, video musik, atau konten media sosial mereka. Karena itu, saya merasa ada hal yang menarik ketika Lee Taeyong, member NCT 127, justru membagikan pengalaman menjelajahi sudut Jakarta setelah menyelesaikan konsernya.
Pada Sabtu (3/10/2026), Taeyong tampil bersama NCT 127 dalam konser bertajuk THE REDLINE di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta. Setelah konser, ia membagikan sejumlah momen saat berjalan-jalan di Ibu Kota melalui akun Instagram pribadinya.
Dari unggahan tersebut, Taeyong terlihat mengunjungi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), melihat permukiman di pinggir kali, hingga mengabadikan seekor anak kucing. Namun, perhatian saya justru tertuju pada momen ketika ia melihat warung kerek di kawasan Jakarta Selatan.
Bagi sebagian orang, warung kerek mungkin terlihat seperti warung sederhana pada umumnya. Namun, cara penjual mengantarkan pesanan menggunakan ember dan tali kepada pembeli di seberang kali membuatnya memiliki daya tarik tersendiri. Menurut saya, hal seperti inilah yang membuat pengalaman Taeyong di Jakarta terasa berbeda dari kunjungan yang hanya diisi dengan mendatangi tempat wisata populer.
Sebagai penggemar, saya merasa senang ketika idol tidak hanya datang untuk tampil, tetapi juga memperlihatkan ketertarikan terhadap lingkungan di sekitarnya. Momen tersebut membuat saya menyadari bahwa ada banyak hal menarik di Jakarta yang mungkin selama ini dianggap biasa oleh masyarakat setempat.
Kita sering mengenal Jakarta melalui gedung-gedung tinggi, pusat perbelanjaan, kemacetan, dan berbagai tempat populer. Padahal, kehidupan masyarakat di sudut kota juga menyimpan cerita yang tidak kalah menarik. Warung kerek menjadi salah satu contohnya, karena menunjukkan cara warga menjalankan aktivitas sehari-hari dengan memanfaatkan kondisi lingkungan mereka.
Menurut saya, hal yang membuat unggahan Taeyong menarik bukan semata-mata karena seorang idol terkenal melihat warung kerek. Lebih dari itu, momen tersebut membuat sesuatu yang sederhana ikut mendapat perhatian. Kebiasaan warga yang mungkin jarang dibicarakan justru menjadi bagian dari pengalaman yang dibagikan kepada banyak orang.
Pengalaman ini juga membuat saya berpikir bahwa mengenal suatu kota tidak harus selalu melalui tempat-tempat yang terkenal. Terkadang, berjalan-jalan di lingkungan masyarakat dan memperhatikan aktivitas sehari-hari justru memberikan gambaran yang lebih dekat tentang kehidupan setempat.
Pada akhirnya, kunjungan Taeyong setelah konser NCT 127 bukan hanya menarik bagi penggemar yang ingin mengetahui kegiatannya di Jakarta. Bagi saya, cerita tersebut juga menjadi pengingat bahwa hal-hal sederhana di sekitar kita memiliki daya tarik tersendiri. Tidak semua momen berkesan harus terjadi di atas panggung, karena terkadang pengalaman kecil di sudut kota justru menyimpan cerita yang menarik untuk dibagikan.
