Konten dari Pengguna

Penelitian Ungkap Kemampuan Eceng Gondok Serap Mikroplastik, Ini Faktanya

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari naufal Luthfi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Eceng Gondok. Sumber foto: Oleh Photo by Ted Center. - USDA., Domain Publik, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=20156
zoom-in-whitePerbesar
Eceng Gondok. Sumber foto: Oleh Photo by Ted Center. - USDA., Domain Publik, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=20156

Mikroplastik telah menjadi ancaman serius bagi ekosistem dan kesehatan manusia, banyak solusi yang telah dicari, salah satunya ternyata berasal dari tanaman yang sering kita anggap merugikan, yaitu Eceng Gondok. Lalu bagaimana Eceng Gondok dapat menjadi penyerap mikroplastik? Perhatikan penjelasan berikut !

Apa itu mikroplastik dan mengapa berbahaya

Mikroplastik di air tawar. Sumber foto: Martin Wagner et al. - Wagner et al.: Microplastics in freshwater ecosystems: what we know and what we need to know. In: Environmental Sciences Europe. 26, 2014, doi:10.1186/s12302-014-0012-7, CC BY 4.0, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=39507778

mikroplastik adalah potongan plastik sangat kecil dengan ukuran kurang dari 5 milimeter. berasal dari degradasi sampah plastik dan biasanya akan mencemari tanah, perairan, hingga udara.

Mikroplastik ini sulit terurai secara alami dan karena ukurannya yang sangat kecil, mikroplastik dapat masuk kedalam tubuh melalui makanan, air minum, hingga udara. Terdapat sejumlah penelitian yang menunjukkan bahwa mikroplastik dapat ditemukan di darah, paru-paru, plasenta, hingga didalam testikel pria. Hal ini menunjukkan betapa luas dan mengkhawatirkannya penyebaran mikroplastik.

mengutip dari National Institutes of Health (NIH), paparan dari mikroplastik dapat menyebabkan:

  1. “efek karsinogenik (dapat menyebabkan kanker)”

  2. “Gangguan metabolisme”

  3. “Penurunan fungsi reproduksi”

Eceng Gondok dan potensinya

Eceng Gondok. Sumber foto: Oleh Photo by Ted Center. - USDA., Domain Publik, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=20156

Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) merupakan salah satu jenis tumbuhan air yang mengapung dipermukaan air. Kemampuanya untuk mengapung disebabkan oleh pangkal daunnya yang menggembung, tanaman ini tidak memiliki batang, daunnya tunggal, berbentuk oval, dan berwarna hijau cerah. Eceng gondok dapat berkembang dengan sangat cepat melalui stolon.

berbagai penelitian yang membuktikan bahwa tanaman eceng gondok memiliki kemampuan dalam menyerap logam berat dan racun pada wilayah perairan sehingga cocok digunakan untuk membantu membersihkan air yang tercemar. Menariknya, penelitian terbaru menunjukkan bahwa eceng gondok juga dapat menyerap mikroplastik tanpa memengaruhi pertumbuhan dari eceng gondok tersebut, sehingga dapat menjadi solusi alami untuk mengurangi mikroplastik di air.

Fakta ilmiah: benarkah eceng gondok dapat menyerap mikroplastik

Menurut penelitian berjudul Phytoremediation of microplastics by water hyacinth oleh Yin dkk pada tahun 2025, menunjukkan bahwa eceng gondok mampu menyerap lebih dari 60% partikel mikroplastik dari air, bahkan sampai ukuran 20 nanometer.

Eceng Gondok melakukannya dengan cara memerangkap partikel mikroplastik tersebut pada akar, layaknya saringan akar tanaman eceng gondok akan menyaring mikroplastik tersebut kemudian memerangkapnya, uniknya semua mikroplastik tadi tidak ditemukan di bagian daun tanaman Eceng Gondok.

Namun penelitian ini masih dilakukan di dalam laboratorium dengan kondisi yang terkontrol dan belum dilakukan secara langsung di lingkungan yang tercemar mikroplastik, meski begitu, hasil ini sudah membuktikan potensi dari Eceng Gondok sebagai tanaman yang berpotensi sebagai solusi alami yang dapat mengatasi mikroplastik di wilayah perairan.

Jika dibandingkan dengan metode lainnya, eceng gondok memiliki sejumlah kelebihan: lebih murah, praktis, efisiensi tinggi, dan ramah lingkungan.

referensi:

Yin, J., Zhu, T., Li, X., Wang, F., & Xu, G. (2025). Phytoremediation of microplastics by water hyacinth. Environmental Science and Ecotechnology, 24, 100540.

Lee, Y., Cho, J., Sohn, J., & Kim, C. (2023). Health Effects of Microplastic Exposures: Current Issues and Perspectives in South Korea. Yonsei medical journal, 64(5), 301–308. https://doi.org/10.3349/ymj.2023.0048