Konten dari Pengguna

Waspada! Modus Baru Scam Online yang Semakin Canggih

Nur Haliza

Nur Haliza

mahasiswi universitas muhammadiyah yogyakarta

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Nur Haliza tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

gambar ilustrasi dibuat dengan AI
zoom-in-whitePerbesar
gambar ilustrasi dibuat dengan AI

Di era digital yang terus berkembang, scam online semakin sulit dideteksi karena metode yang digunakan pelaku semakin canggih. Tidak hanya menargetkan individu, tetapi juga bisnis, organisasi, bahkan institusi pemerintah. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengenali modus terbaru yang digunakan oleh para penipu agar terhindar dari jebakan mereka.

Modus Scam Online yang Sedang Marak

1. Deepfake Scam

Teknologi kecerdasan buatan (AI) memungkinkan pelaku untuk membuat video atau rekaman suara yang meniru tokoh terkenal atau bahkan orang yang dikenal korban. Modus ini sering digunakan dalam penipuan investasi atau permintaan transfer dana yang tampak sah.

Tips:

  • Selalu verifikasi permintaan dana melalui saluran resmi.

  • Jangan mudah percaya dengan video atau suara tanpa melakukan pengecekan lebih lanjut.

2. QR Code Scam

Penipu kini memanfaatkan QR code palsu yang ketika dipindai akan mengarahkan korban ke situs berbahaya atau secara otomatis mengunduh malware.

Tips:

  • Jangan sembarangan memindai QR code dari sumber yang tidak terpercaya.

  • Gunakan aplikasi pemindai QR yang dapat menampilkan pratinjau tautan sebelum membuka situs.

3. Job Scam (Lowongan Palsu)

Pelaku menawarkan pekerjaan dengan gaji tinggi dan syarat mudah, tetapi mengharuskan korban untuk membayar biaya administrasi atau pelatihan terlebih dahulu.

Tips:

  • Hindari lowongan kerja yang meminta pembayaran di awal.

  • Periksa kredibilitas perusahaan melalui situs resmi dan ulasan dari mantan karyawan.

4. Fake Charity Scam (Donasi Palsu)

Saat terjadi bencana atau isu kemanusiaan, scammer sering memanfaatkan momen tersebut untuk meminta donasi melalui situs atau rekening palsu.

Tips:

  • Sumbangkan hanya melalui lembaga amal yang terpercaya.

  • Selalu periksa keabsahan situs dan rekening sebelum berdonasi.

Langkah-Langkah Menghindari Scam Online

1. Edukasi Diri Sendiri dan Orang Terdekat

Pelaku scam selalu mengembangkan modus baru. Tetap update dengan informasi terbaru mengenai kejahatan siber agar tidak mudah tertipu.

2. Gunakan Keamanan Berlapis

Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA) pada akun-akun penting, gunakan kata sandi yang kuat, dan jangan sembarangan membagikan data pribadi.

3. Verifikasi Setiap Informasi

Jika menerima permintaan transaksi atau informasi sensitif, selalu lakukan verifikasi melalui saluran resmi, baik itu melalui telepon, email, atau kunjungan langsung.

4. Laporkan Jika Terjadi Penipuan

Jika Anda atau orang di sekitar Anda menjadi korban, segera laporkan ke pihak berwenang seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kepolisian, atau lembaga perlindungan konsumen.

Dengan semakin maraknya modus penipuan online, kewaspadaan adalah kunci utama untuk menghindari kerugian finansial dan penyalahgunaan data pribadi. Ingat, dalam dunia digital, kehati-hatian adalah perlindungan terbaik!