Konten dari Pengguna

Menepis Keraguan Kuliah melalui FORSILAP Goes to School di SMAN 1 Gending

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Nur Indah Fitriani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menepis Keraguan Kuliah melalui FORSILAP Goes to School di SMAN 1 Gending
zoom-in-whitePerbesar

Forum Silaturahmi Alumni Pelajar Probolinggo Universitas Negeri Malang (FORSILAP UM) menggelar rangkaian FORSILAP Goes to School (FGTS) 2026 pada 12–15 Januari 2026 dengan mengunjungi 11 SMA, SMK, dan MA di Kota serta Kabupaten Probolinggo. SMAN 1 Gending menjadi salah satu sekolah yang dikunjungi dalam program tersebut pada 14 Januari 2026. Mengusung tema "Mengenal Kampus, Menemukan Arah Studi, dan Pengembangan Diri", FGTS bertujuan membuka wawasan pelajar mengenai dunia perkuliahan sekaligus mendorong mereka untuk merencanakan pendidikan tinggi sejak dini.

Ketua Umum FORSILAP UM, Hendri Lukman Nur Arif, menjelaskan bahwa FGTS menjadi wadah bagi mahasiswa Universitas Negeri Malang untuk berbagi pengalaman secara langsung kepada pelajar di daerah asal. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya memperkenalkan kehidupan kampus, tetapi juga membantu meluruskan berbagai anggapan yang masih berkembang mengenai pendidikan tinggi, mulai dari jalur masuk perguruan tinggi, peluang beasiswa, hingga prospek setelah lulus kuliah.

Nur Indah Fitriani dan Fatimah Mahdiyah memandu sesi diskusi bersama siswa

Di SMAN 1 Gending, kegiatan dipandu oleh Nur Indah Fitriani, mahasiswa Program Studi Hukum UM, bersama Fatimah Mahdiyah, mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling UM. Keduanya membuka sesi dengan diskusi interaktif yang mengajak siswa berbicara mengenai rencana setelah lulus, alasan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, serta berbagai pertanyaan yang sering muncul seputar dunia perkuliahan.

Diskusi berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Sejumlah siswa mengungkapkan rasa penasaran mengenai biaya kuliah, proses seleksi masuk perguruan tinggi, hingga kehidupan mahasiswa. Berangkat dari berbagai pertanyaan tersebut, para mahasiswa berbagi pengalaman pribadi agar siswa memperoleh gambaran yang lebih nyata dan tidak lagi memandang kuliah dari stigma atau informasi yang belum tentu benar.

Nur Millah menyampaikan materi kepada siswa SMAN 1 Gending

Sesi materi kemudian dilanjutkan oleh Nur Millah, mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi UM. Ia memperkenalkan profil Universitas Negeri Malang, pilihan fakultas dan program studi, jalur seleksi masuk perguruan tinggi, serta berbagai peluang beasiswa yang dapat dimanfaatkan oleh calon mahasiswa. Penyampaian materi juga diselingi sesi tanya jawab sehingga siswa dapat berdiskusi secara langsung mengenai hal-hal yang ingin mereka ketahui.

Selain memperoleh informasi mengenai pendidikan tinggi, siswa juga diajak memahami pentingnya mengenali potensi diri, menyusun rencana studi, serta mempersiapkan langkah sejak bangku sekolah. Melalui pendekatan yang komunikatif dan berbasis pengalaman nyata, mahasiswa berharap siswa semakin percaya diri dalam menentukan pilihan pendidikan setelah lulus.

Foto bersama mahasiswa FORSILAP UM dan siswa SMAN 1 Gending

Melalui FORSILAP Goes to School, FORSILAP UM berharap semakin banyak pelajar Probolinggo memperoleh akses informasi yang akurat mengenai dunia perkuliahan dan termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kehadiran mahasiswa di SMAN 1 Gending menjadi bagian dari komitmen FORSILAP UM untuk menghadirkan edukasi yang merata bagi pelajar di seluruh wilayah Kota dan Kabupaten Probolinggo.