Bedah Buku Kewirausahan OK OCE : Wirausaha Alternatif Atasi Pengangguran

Gerakan Sosial Penciptaan Lapangan Kerja Berbasis Kewirausahaan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari OK OCE tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Virtual Zoom- Salah satu mengatasi pengangguran adalah dengan berwirausaha. Kiranya inilah yang menjadi alternatif jika lapangan kerja tidak sebanding dengan jumlah pekerja. OK OCE bersama Penerbit Bumi Aksara berkolaborasi menghadirkan Bedah Buku Kewirausahaan yang ditulis oleh Associate Professor Universitas Mercubuana, Universitas Padjajaran, Yanto Ramli, Founder OK OCE, Indra Uno, Ketua Umum OK OCE, Iim Rusyamsi.
Iim Rusyamsi, Ketua Umum OK OCE Indonesia yang juga Penulis, mengatakan Buku Kewirausaahaan ini bisa menjadi bagian Kurikulum Perguruan Tinggi untuk membantu meningkatkan kesadaran pentingnya ilmu kewirausahaan sejak dini untuk mahasiswa.
OK OCE adalah One Kecamatan One Center Enterpreneurship, namun jika memasuki dunia kampus maka menjadi One Kampus One Center Enterpreneurship.
“Kini kita melihat badai PHK dimana-mana, sehingga mindset wirausaha perlu dibentuk karena angka pengangguran terus bertambah. Mahasiswa memulai bisnis tidak harus setelah lulus Perkuliahan, tetapi juga bisa dibarengi dengan kuliah”, ungkapnya dalam daring, Bedah Buku Kewirausahaan, Kamiś 4 Juli 2025.
Di dalam buku ini menganalisis kelayakan bisnis diantaranya analisis kelayakan produk/jasa, kelayakan industri/target, kelayakan Pemasaran, kelayakan manajemen hingga kelayakan keuangan.
Sementara itu, Indra Uno, Founder OK OCE Indonesia dan Penulis,
Menjelaskan, “Mindset Wirausaha sangatlah diperlukan, kini Mindsetnya perlu diubah dari Cari Kerja jadi Cipta Kerja. Selain bermanfaat untuk diri sendiri juga untuk orang lain”.
Sebagai praktisi pendidikan, dosen, mahasiswa dan jajaran perlu meningkatkan mindset cipta kerja dengan membiasakan aktivitas kewirausahaan. 'Bisa Wirausaha karena Terbiasa'
Indra juga menyampakan bahwa per Februari 2025, kini pengangguran mencapai 3,6 juta orang. Meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Namun dalam menjalankan sebuah bisnis juga perlu akannya strategi. Yanto Ramli, Associate Professor Universitas Mercubuana, Universitas Padjajaran dan Penulis, mengatakan, “ Dalam menjalankan bisnis, kita perlu menyusun rencana bisnis karena strategi yang terdapat dari ide akan dituangkan dalam Business Model Canvas untuk kita memahami sebesar apa potensi bisnisnya”.
Membangun perusahaan tidak mudah, maka seorang pelaku usaha perlu bisa multitasking untuk menjalankan usaha sekaligus memperbanyak ilmu tentang usaha. Salah satunya melalui membaca buku wirausaha.
