Konten dari Pengguna

OK OCE Dorong Edukasi Pertanian lewat Agrowisata Cabai

OK OCE

OK OCE

Gerakan Sosial Penciptaan Lapangan Kerja Berbasis Kewirausahaan

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari OK OCE tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Source: Penulis
zoom-in-whitePerbesar
Source: Penulis

Jakarta — Direktorat Akses Pasar dan Permodalan bersama Direktorat Komunitas dan Dampak OK OCE Indonesia melaksanakan kunjungan ke lokasi agrowisata penanaman cabai pada 11 Februari 2026. Kunjungan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi berbasis edukasi pertanian yang aplikatif dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Direktorat Akses Pasar dan Permodalan, Bapak Iqbal Aldillas, serta Direktur Direktorat Komunitas dan Dampak, Ibu Rully Mustaqimah. Dalam kesempatan ini, kedua direktorat meninjau langsung proses budidaya cabai, mulai dari teknik pembibitan, perawatan tanaman, hingga strategi pengelolaan hasil panen.

Sektor pertanian, khususnya komoditas cabai memiliki potensi ekonomi yang besar, namun juga dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti fluktuasi harga, risiko gagal panen, serta keterbatasan akses pengetahuan teknis. Oleh karena itu, penguatan edukasi menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha di bidang pertanian dan pangan berkelanjutan.

Kunjungan ini dirancang sebagai tahap awal penjajakan kerja sama lanjutan, termasuk rencana penyelenggaraan kelas online berbayar mengenai teknik penanaman cabai. Program tersebut akan difokuskan pada penyampaian materi yang praktis dan aplikatif sehingga dapat diakses oleh masyarakat umum maupun pelaku usaha yang ingin mengembangkan usaha di sektor agribisnis.

Melalui inisiatif ini, OK OCE Indonesia terus mendorong kolaborasi lintas sektor dalam rangka memperluas akses edukasi, memperkuat kapasitas usaha, serta mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian yang lebih berdaya saing dan berkelanjutan.