Konten dari Pengguna

Sama-sama "Informasi" tapi Kenapa Belajar Coding Bukan Publik Speaking

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Olivia Zalianti tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

"Kuliah Sistem Informasi? Pasti jago berbicara, ya?

Sebutan seperti ini sering banget bikin anak Sistem Informasi senyum tipis. Karena banyak orang awam yang salah dan menyamakan jurusan ini dengan Ilmu Komunikasi.

Mungkin logika simplen-ya gini. Namanya aja "informasi", pasti belajar cara berkomunikasi dan menyampaikan informasi, kan?

Padahal, kenyataannya beda jauh bagaikan langit dan bumi. Anak Ilmu Komunikasi itu berfokusnya ke interaksi manusia, penyiaran, hubungan masyarakat, dan seni bicara di depan umum (publik speaking).

Perbedaan paling mendasar dari kedua jurusan ini terletak pada subjek utama yang mereka pelajari dan interaksikan setiap hari:

Sumber Gambar: Dokumentasi Pribadi.

Ilmu Komunikasi (Dunia Publik).

Berfokus penuh pada interaksi manusia, penyiaran (broadcasting), hubungan masyarakat (public relations), jurnalistik, podcast, dan seni berbicara di depan umum (public speaking). Mereka mempelajari bagaimana sebuah pesan diproduksi, disampaikan, dan diterima oleh manusia atau massa.

Sunber Gambar: Dokumentasi Pribadi.

Sistem Informasi (Teknologi dan Bisnis).

Di jurusan Sistem Informasi, Anda belajar menguasai bahasa pemrograman (coding) untuk membangun aplikasi, sekaligus mempelajari pengelolaan basis data (database) menggunakan struktur seperti (Entity Relationship Diagram/ERD) agar data aplikasi tersebut dapat tersimpan dan terorganisasi dengan baik untuk kebutuhan bisnis.

Meskipun demikian, kedua jurusan ini memang sama-sama menyampaikan informasi. Perbedaannya terletak pada medianya: mahasiswa Ilmu Komunikasi menyampaikannya melalui media massa atau sosial, sedangkan mahasiswa Sistem Informasi melalui efisiensi data digital. Jadi, mulai sekarang jangan sampai salah lagi, ya!