Konten dari Pengguna

PSG 6-1, Bayern 5-0: Juara Bertahan dan Raksasa Eropa Langsung Unjuk Gigi

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Muhammad Ilham Prakoso tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi dibuat dengan AI
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi dibuat dengan AI

Kalau ada yang bertanya-tanya apakah PSG akan kehilangan ketajamannya setelah musim lalu mempertahankan gelar Liga Champions, jawaban dari Parc des Princes malam itu sangat jelas. Enam gol. Satu gol dibalas. Dan hattrick dari Ferran Torres yang datang sebagai pemain peminjaman dari Barcelona tapi bermain seolah ia memang dibesarkan di Paris.

PSG menghancurkan Slovan Bratislava 6-1 dalam debut liga fase Champions League musim ini. Ini bukan kemenangan yang datang dari dominasi sabar ala tim yang menunggu momen. Ini kemenangan yang langsung meledak dari menit awal, dengan Les Parisiens bermain seperti tim yang tidak punya rencana untuk memberi lawannya kesempatan bernapas.

Hattrick Torres dan Dembele yang Tidak Bisa Dihentikan.

Ferran Torres membuka skor, lalu menggandakan, lalu melengkapi hattrick-nya sebelum waktu normal berakhir. Ousmane Dembele melayani dua assist dan mencari-cari gol untuk dirinya sendiri sepanjang malam. Fabian Ruiz menutup pesta gol di menit ke-88, menjadikan skor akhir enam gol tanpa bisa dibalas kecuali satu gol hiburan Slovan. PSG memimpin klasemen liga Champions dengan selisih gol terbaik setelah matchday pertama.

Di Jerman, Bayern Munich menghadirkan cerita yang tidak jauh berbeda. Bodo/Glimt, tim Norwegia yang musim lalu mengejutkan Eropa dengan beberapa hasil impresif, tidak bisa berbuat banyak di Allianz Arena. Bayern menang 5-0 dengan penguasaan bola 64 persen sepanjang laga. Ermedin Demirovic mencetak tiga gol untuk Bayern, menyamai catatan Torres dan menempatkan keduanya sebagai pencetak gol terbanyak di matchday pertama.

Pesan dari Dua Raksasa Eropa yang Berbeda Liga tapi Satu Ambisi.

Yang menarik dari dua hasil ini bukan hanya angkanya. Melainkan cara keduanya memenangkan laga. PSG memimpin 66 persen penguasaan bola, Bayern 64 persen. Keduanya menekan sejak menit pertama, tidak memberi ruang untuk lawan mengatur tempo, dan menyelesaikan peluang dengan efisiensi yang tidak banyak tim bisa tandingi.

Setelah seluruh matchday pertama selesai, PSG berada di puncak klasemen, diikuti Bayern dan Barcelona yang sama-sama mencetak lima gol. Bagi tim-tim yang akan menghadapi PSG atau Bayern di matchday-matchday berikutnya, malam ini adalah peringatan yang sangat jelas tentang apa yang menunggu mereka.