Persiapan Hadapi Liga 2 2021, Persekat Tegal Kontrak 6 Pemain Baru

SLAWI - Persekat Tegal terus mempersiapkan diri menghadapi gelaran Liga 2 2021. Saat ini, tim yang memiliki julukan Laskar Ki Gede Sebayu ini mulai mendatangkan sejumlah pemain baru.
Setelah pada sebelumnya mengumumkan 7 pemain yang resmi dikontrak, kini Persekat kembali memperkenalkan 6 pemain baru. Sehingga, saat ini Persekat telah mengontrak 13 pemain.
Berbeda dengan 7 pemain pertama yang didominasi 6 pemain lama yang bertahan dan 1 pemain bintang kelas nasional, Arif Suyono. Perkenalan pemain gelombang kedua ini, para pemain yang diumumkan merupakan muka-muka baru yang sebelumnya belum pernah memperkuat Persekat.
Dua pemain pertama merupakan putra-putra kelahiran Riau yang sebelumnya memperkuat PSPS Riau. Yakni Muhammad Mukhlis (bek) dan Riki Dwi Saputro (striker).
Selanjutnya rombongan mantan anak didik pelatih I Putu Gede di klub sebelumnya, Putra Sinar Giri Gresik. Yaitu Qipdi Riza Fahrudin (tengah), Samsudin (tengah), dan mantan pemain timnas U-19 Tahun 2016, Chrystna Bhagascara (tengah).
Nama terakhir adalah gelandang enerjik asal Tangerang yang sebelumnya memperkuat Perserang Serang, Muhammad Ridwan (tengah).
Perekrutan nama-nama baru tersebut bukan tanpa alasan. Beberapa di antaranya sudah dikenal dan pernah bermain Bersama coach I Putu Gede.
“Kami tidak sembarangan dalam memilih pemain, di antaranya yang terpilih hari ini merupakan pemain hasil trial beberapa hari terakhir ini. Serta secara umum permainan mereka sesuai dengan kebutuhan dan skema permainan yang kami siapkan," tuturnya sang pelatih kepala Persekat I Putu Gede, Rabu (21/4/2021).
Sementara itu, salah satu pemain yang baru dikontrak Muhammad Ridwan, menyatakan siap memberikan yang terbaik untuk Persekat. "Setelah 4 tahun bersama Perserang, kini saya mencari tantangan baru. Insya Alllah saya akan memberikan yang terbaik di setiap pertandingan Persekat," cetusnya
Hal yang sama diungkapkan pemain baru lainya, Samsudin. Dirinya mengungkapkan bergabung dengan Persekat adalah tantangan baru untuknya. Apalagi Persekat merupakan klub dari luar daerahnya.
“Secara pribadi ini merupakan tantangan baru untuk bermain di luar daerah sendiri. Saya ingin membuktikannya dengan torehan prestasi bersama Persekat," tuturnya.
Kehadiran muka-muka baru tersebut disambut cukup baik oleh para Skaterz, kelompok suporter Persekat. Salah satunya oleh Dwi Imam Setiabudi, anggota Skaterz yang berprofesi sebagai karyawan bank.
“Musim lalu kompetisi dihentikan karena pandemi. Sehingga secara umum Persekat belum mempunyai gambaran pondasi pemain dan skema permainan. Wajar saja kalau banyak nama-nama baru yang mengisi formasi tahun ini. Harapan kami tentu mereka dapat bermain dengan hati dan memberikan kontribusi maksimal untuk mencapai target yang dicanangkan," katanya.
Agenda selanjutnya Persekat masih akan terus melakukan trial dan seleksi sembari membentuk pondasi formasi ideal sebagai target yang harus dicapai sebelum Idul Fitri. (*)
Editor: Irsyam Faiz
