Konten dari Pengguna

FIN TEENS: Dari Cerdas Kelola Uang, Bijak Transaksi Digital, Hingga Berinvestasi

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sopian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kegiatan Tim PKM Universitas Pamulang di SMAN 66 Jakarta, Sumber: Dok. Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Kegiatan Tim PKM Universitas Pamulang di SMAN 66 Jakarta, Sumber: Dok. Pribadi

Literasi keuangan menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi perkembangan teknologi dan tantangan ekonomi di masa depan. Kemampuan mengelola uang, menggunakan layanan transaksi digital secara bijak, serta memahami investasi perlu dikenalkan sejak dini agar pelajar mampu mengambil keputusan keuangan secara lebih bertanggung jawab.

Hal tersebut menjadi fokus kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “FIN TEENS: Dari Cerdas Kelola Uang, Bijak Transaksi Digital, Hingga Siap Berinvestasi Masa Depan” yang dilaksanakan di SMA Negeri 66 Jakarta. Kegiatan ini melibatkan tim PKM Universitas Pamulang, pihak sekolah, dosen pembimbing, dan para siswa sebagai peserta.

Kegiatan dipandu oleh Aulia Firbhi Az Zahra sebagai pembawa acara. Dalam pelaksanaannya, kegiatan terdiri atas pembukaan, sambutan, penyampaian tiga materi, sesi tanya jawab, permainan edukatif, pembagian hadiah, pemberian sertifikat dan plakat, serta penutupan.

Diawali dengan Persiapan dan Pre-Test

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan persiapan peserta, pengisian pre-test, dan pembagian konsumsi oleh panitia. Peserta diminta mengisi pre-test sebelum mengikuti pemaparan materi untuk mengetahui gambaran awal pemahaman mereka mengenai literasi keuangan.

Setelah itu, peserta diarahkan menempati tempat duduk yang telah disediakan dan mengikuti kegiatan dengan tertib. Tahap awal ini menjadi bagian dari persiapan agar seluruh rangkaian acara dapat berlangsung dengan lancar.

Acara kemudian dibuka oleh Aulia Firbhi Az Zahra. Dalam pembukaan tersebut, ia menyampaikan penghormatan kepada Kepala Sekolah SMA Negeri 66 Jakarta, Bapak Casikin Icuk Yunandi, M.Pd., para guru, serta dosen pembimbing, yaitu Ibu Eka Rahim, S.E., M.M. dan Bapak Fathan Arif, S.E., M.M., yang berhalangan hadir.

Ia juga memperkenalkan tim PKM yang terdiri atas Amanda Wardhani, Sopian, dan Lidya Danayanti, serta menjelaskan susunan kegiatan kepada para peserta.

Sambutan Kepala Sekolah dan Ketua Pelaksana

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi sambutan dari pihak sekolah dan ketua pelaksana PKM. Kepala Sekolah SMA Negeri 66 Jakarta, Bapak Casikin Icuk Yunandi, M.Pd., menjadi salah satu pihak yang dihormati dalam kegiatan tersebut.

Selanjutnya, Sopian selaku ketua pelaksana PKM menyampaikan sambutan sebelum kegiatan memasuki sesi inti. Sambutan ini menjadi pengantar bagi pelaksanaan program edukasi keuangan yang ditujukan kepada para pelajar.

Melalui kegiatan ini, literasi keuangan diperkenalkan sebagai pengetahuan praktis yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Pelajar tidak hanya perlu memahami cara menggunakan uang, tetapi juga belajar menentukan prioritas, mengendalikan pengeluaran, dan mempertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan keuangan.

Tiga Materi Utama tentang Literasi Keuangan

Sesi inti berlangsung melalui tiga pemaparan materi yang disampaikan oleh anggota tim PKM. Setiap pemateri memperoleh waktu sekitar 15 menit untuk menyampaikan materi kepada peserta.

Pemaparan Materi, Sumber: Dok. Probibadi

Materi pertama disampaikan oleh Amanda Wardhani pada pukul 07.20–07.35 WIB. Sesi ini menjadi bagian awal dari rangkaian pembelajaran yang mengangkat tema literasi keuangan sesuai dengan tujuan kegiatan FIN TEENS.

Materi kedua disampaikan oleh Sopian pada pukul 07.35–07.50 WIB. Pembahasan dalam rangkaian FIN TEENS berfokus pada pentingnya membangun pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dan penggunaan layanan digital secara bijak.

Di era pembayaran digital, kemudahan bertransaksi perlu diimbangi dengan sikap hati-hati. Pelajar perlu memahami pentingnya menjaga kerahasiaan PIN dan kode OTP, memeriksa kebenaran informasi, serta menghindari tautan mencurigakan yang berpotensi menjadi sarana penipuan.

Selain keamanan transaksi, pengendalian pengeluaran juga menjadi hal penting. Pembayaran yang praktis dapat membuat seseorang kurang memperhatikan jumlah uang yang digunakan. Oleh karena itu, kebiasaan memeriksa riwayat transaksi dan mencatat pengeluaran perlu diterapkan.

Materi ketiga disampaikan oleh Lidya Danayanti pada pukul 07.50–08.05 WIB. Materi ini melengkapi rangkaian edukasi sesuai tema FIN TEENS, yaitu mempersiapkan generasi muda agar memiliki pemahaman awal mengenai investasi dan perencanaan keuangan masa depan.

Investasi perlu dipahami dengan mempertimbangkan tujuan, jangka waktu, serta risiko dari setiap instrumen. Pelajar juga perlu berhati-hati terhadap tawaran keuntungan tinggi yang tidak masuk akal dan tidak mudah mengikuti tren tanpa memahami informasi yang mendasarinya.

Catatan: Rincian di atas menggambarkan fokus edukasi sesuai tema kegiatan. Isi spesifik setiap presentasi perlu disesuaikan kembali dengan materi yang benar-benar disampaikan oleh masing-masing pemateri.

Tanya Jawab untuk Memperkuat Pemahaman

Setelah ketiga materi selesai disampaikan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab pada pukul 08.05–08.10 WIB. Peserta diberi kesempatan mengangkat tangan dan mengajukan pertanyaan kepada para pemateri.

Tabynya Jawab, Sumber: Dok. Pribadi

Sesi ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk memperjelas pemahaman mengenai materi yang telah diterima. Interaksi antara peserta dan pemateri juga menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran karena memberikan ruang untuk membahas persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Games, Pembagian Hadiah, dan Apresiasi

Pada pukul 08.10–08.40 WIB, kegiatan memasuki sesi permainan edukatif yang dipandu oleh Levinia bersama panitia. Sesi ini menjadi bagian interaktif dari acara untuk mendorong keterlibatan peserta sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan.

Games, Sumber: Dok. Pribadi

Setelah permainan selesai, panitia memberikan hadiah kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian sertifikat dan plakat pada pukul 08.40–08.50 WIB.

Sopian selaku ketua pelaksana dipersilakan maju untuk mengikuti prosesi pemberian sertifikat dan plakat sebagai bentuk penghargaan serta ucapan terima kasih kepada pihak yang berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan PKM.

Rangkaian acara berakhir pada pukul 09.00 WIB dengan penutupan. Ucapan terima kasih disampaikan kepada pihak sekolah, para guru, dosen pembimbing, seluruh pemateri, panitia, dan peserta yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan.

Kelompok PKM Universitas Pamulang, Sumber: Dok. Pribadi

Pelaksanaan kegiatan PKM FIN TEENS juga didukung oleh panitia yang menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing. Razka Al Faroz dan Angie Febia Syafa bertugas mendokumentasikan rangkaian kegiatan, sedangkan Fitriah Amir bertanggung jawab pada bagian konsumsi. Sementara itu, Eliza Dwi Anggraeni bertugas sebagai operator untuk mendukung kelancaran teknis acara. Bersama Levinia yang memandu sesi games dan panitia lainnya, seluruh tim berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan kegiatan dari awal hingga akhir.

Literasi Keuangan sebagai Bekal Masa Depan

Kegiatan FIN TEENS menjadi salah satu bentuk edukasi kepada pelajar mengenai pentingnya memahami keuangan sejak dini. Pengelolaan uang, keamanan transaksi digital, dan pengetahuan dasar investasi merupakan tiga hal yang saling berkaitan dalam membangun kebiasaan keuangan yang bertanggung jawab.

Pemahaman tersebut perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui langkah sederhana, seperti mencatat pengeluaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, menjaga keamanan akun keuangan, serta mempelajari risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, diharapkan para pelajar dapat semakin memahami pentingnya literasi keuangan dan memanfaatkan teknologi secara bijak. Dengan bekal pengetahuan tersebut, generasi muda diharapkan lebih siap menghadapi perkembangan ekonomi dan merencanakan masa depan secara terarah.