Konten dari Pengguna

Bacaan Sholawat Munjiyat, Arti, serta Keutamaannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bacaan Sholawat Munjiyat, Foto:Unsplash/Slashio Photography
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bacaan Sholawat Munjiyat, Foto:Unsplash/Slashio Photography

Di antara berbagai jenis selawat yang dikenal, bacaan sholawat munjiyat menjadi salah satu yang cukup populer dan banyak diamalkan oleh umat Islam.

Sholawat ini kerap dibaca ketika seseorang memanjatkan doa, memohon pertolongan, serta mengharapkan perlindungan dan keselamatan dari Allah Swt.

Tidak sedikit pula umat Muslim yang mengenalnya sebagai amalan untuk mengiringi berbagai hajat dan harapan dalam kehidupan.

Amalan Sholawat Munjiyat Bagi Umat Islam

Ilustrasi Bacaan Sholawat Munjiyat, Foto:Unsplash/Malik Shibly

Bacaan sholawat munjiyat merupakan salah satu amalan yang banyak dilafalkan oleh umat Islam ketika berdoa dan memohon pertolongan kepada Allah Swt.

Di antara beragam jenis selawat yang dikenal, bacaan ini memiliki susunan kalimat khusus yang berisi permohonan keselamatan, perlindungan, serta kemudahan dalam memenuhi berbagai hajat.

Dikutip dari laman jatim.nu.or.id, pelafalannya dalam bahasa latin diawali dengan Allâhumma shalli ‘alâ Sayyidinâ Muhammadin wa ‘alâ âli Sayyidinâ Muhammadin, kemudian dilanjutkan dengan rangkaian doa yang memiliki arti mendalam.

Selawat kepada Nabi Muhammad saw. termasuk zikir yang dianjurkan untuk diamalkan secara istiqamah.

Anjuran tersebut telah ditegaskan dalam Al-Qur'an melalui Surah Al-Ahzab ayat 56, yang memerintahkan umat Islam untuk berselawat dan menyampaikan salam kepada Rasulullah saw.

Oleh karena itu, memperbanyak selawat menjadi salah satu bentuk ibadah yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, baik setelah salat maupun ketika memiliki waktu luang.

Selawat Munjiyat dikenal dengan sebutan selawat penyelamat. Bacaan ini berisi permohonan kepada Allah Swt. agar diberikan perlindungan dari berbagai keadaan yang menakutkan, dijauhkan dari cobaan, serta dimudahkan dalam memenuhi segala kebutuhan.

Tidak hanya itu, rangkaian selawat tersebut juga memuat permohonan agar diberikan kebersihan hati dari keburukan dan diangkat derajatnya di sisi Allah Swt.

Keberadaan Selawat Munjiyat juga berkaitan dengan kisah yang dialami oleh seorang ulama ketika melakukan perjalanan menggunakan kapal.

Dalam perjalanan tersebut, kapal yang ditumpanginya diterjang badai besar hingga para penumpang merasa khawatir akan keselamatan mereka.

Ketika tertidur, ulama tersebut mengaku bermimpi bertemu Rasulullah saw. yang memberikan petunjuk untuk membaca selawat tertentu.

Setelah terbangun, ia menyampaikan pesan tersebut kepada penumpang kapal, kemudian mereka melafalkannya bersama-sama hingga badai mereda atas izin Allah Swt.

Kisah tersebut menjadi bagian dari sejarah penamaan Sholawat Munjiyat yang dikenal hingga sekarang. Riwayatnya juga tercatat dalam sejumlah kitab ulama, salah satunya Nudhah al-Majalis wa Muntakhab an-Nafais karya Abdurrahman bin Abdissalam Ash-Shafuri. (KIKI)

Baca juga: Sholawat Nabi Muhammad saw Terbaik dan Terindah beserta Artinya