UMKM Pindang Tradisional Meningkat dengan Adanya Kemasan Vacum Pintar

Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Diponegoro
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Prastatama Nanang tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Desa Tambaksari, Kab. Kendal (30 Mei 2025) merupakan salah satu sentra pengolahan ikan pindang yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan, khususnya dalam sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, hingga saat ini, sebagian besar pelaku usaha di desa ini masih menggunakan metode pengemasan tradisional dari anyaman bambu yang kurang mampu menjaga mutu dan daya tahan produk secara optimal. Untuk menjawab tantangan tersebut, dilakukan kegiatan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat melalui pendekatan multidisiplin, salah satunya oleh Tri Wijayanti, guna mengembangkan metode pengemasan modern menggunakan teknologi vacuum skala UMKM.
Pengemasan vacuum merupakan metode yang mampu memperpanjang masa simpan produkproduk UMKM, menjaga kualitas sensorik ikan pindang, serta memberikan kesan higienis dan menarik secara visual. Teknologi ini tidak hanya meningkatkan keamanan pangan, tetapi juga meningkatkan daya saing produk di pasar lokal maupun regional. Dalam kegiatan edukasi ini, masyarakat diajarkan mulai dari prinsip dasar teknologi vacuum, cara pengoperasian mesin, hingga pengelolaan sanitasi dan standar keamanan pangan dalam proses produksi. Penerapan metode ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan nilai jual produk pindang, baik dari segi harga jual maupun jangkauan pasar. Selain itu, metode pengemasan vacuum juga membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk dapat memenuhi standar pasar retail modern dan kebutuhan ekspor dalam jangka panjang. Laporan oleh : Tri Wijayanti
