Penguatan Kompetensi Digital dan Kewirausahaan Siswa SMK Sasmita Jaya 2

Dosen Program Studi Pendidikan Ekonomi S-1
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari PURWATI YUNI RAHAYU UNPAM tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
TANGERANG SELATAN – Dalam upaya meningkatkan kesiapan generasi muda menghadapi perkembangan teknologi dan tantangan dunia usaha, dosen Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Penguatan Kompetensi Digital dan Kewirausahaan bagi Siswa SMK Sasmita Jaya 2 Pamulang melalui Pembelajaran Mendalam Berbasis Teknologi”. Kegiatan yang diselenggarakan pada 22 Oktober 2026 di SMK Sasmita Jaya 2 Pamulang, Tangerang Selatan, ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam membekali siswa dengan keterampilan digital dan kemampuan berwirausaha yang relevan dengan kebutuhan era transformasi digital.
Kegiatan PKM tersebut diketuai oleh Citra Eliyani, M.Pd., dengan Ambar Widya Lestari, M.Pd. sebagai narasumber dan Purwati Yuni Rahayu, M.Pd. sebagai anggota tim pelaksana. Pelaksanaan kegiatan turut melibatkan pihak sekolah sebagai mitra dalam mendukung penguatan kompetensi siswa melalui pembelajaran yang kontekstual dan aplikatif. Dalam kegiatan ini, sambutan disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah, Zainudin, M.Kom., serta turut dihadiri oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Dr. Herdi Wisman Jaya, M.H. Kehadiran jajaran pimpinan sekolah tersebut mencerminkan dukungan terhadap kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan dalam mempersiapkan lulusan SMK yang kompeten, adaptif, kreatif, dan memiliki jiwa kewirausahaan.

Ketua pelaksana PKM, Citra Eliyani, M.Pd., menekankan pentingnya penguatan kompetensi digital yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan mengoperasikan perangkat teknologi, tetapi juga pada keterampilan memanfaatkan teknologi secara produktif, kreatif, dan bertanggung jawab. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu memahami bahwa perkembangan teknologi digital membuka berbagai peluang untuk meningkatkan kompetensi diri sekaligus menciptakan kegiatan ekonomi yang bernilai tambah. Pendekatan pembelajaran mendalam menjadi landasan kegiatan dengan mengarahkan siswa untuk memahami konsep, menghubungkannya dengan persoalan kehidupan sehari-hari, serta mengaplikasikan pengetahuan dalam perancangan ide usaha sederhana yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan lingkungan sekitar.
Pada sesi penyampaian materi, Ambar Widya Lestari, M.Pd., menguraikan pentingnya penguasaan enam kompetensi digital utama, yaitu literasi informasi, komunikasi digital, kreativitas digital, literasi data, keamanan digital, dan kemampuan pemecahan masalah berbasis teknologi. Siswa diperkenalkan pada cara mencari dan mengevaluasi informasi secara kritis, membangun komunikasi yang efektif melalui media digital, serta menghasilkan konten kreatif yang memiliki nilai ekonomis. Selain itu, materi juga menekankan pentingnya etika dan keamanan dalam penggunaan teknologi, termasuk perlindungan data pribadi, kewaspadaan terhadap penipuan digital, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence) secara bijak dan kritis. Pemahaman tersebut menjadi bekal penting agar siswa tidak hanya berperan sebagai pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi individu yang produktif dan bertanggung jawab di ruang digital.
Pembahasan kemudian diarahkan pada penguatan kewirausahaan digital melalui pengenalan berbagai peluang usaha yang dapat dikembangkan oleh siswa SMK. Narasumber menjelaskan bahwa kegiatan kewirausahaan dapat dimulai dari kemampuan mengidentifikasi permasalahan di lingkungan sekitar, merancang solusi, dan menguji potensi pasar. Berbagai contoh peluang usaha diperkenalkan, mulai dari produk kuliner, jasa desain grafis, pembuatan konten pendidikan, kerajinan tangan, hingga pengembangan produk digital. Siswa juga memperoleh pemahaman mengenai pemanfaatan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp Business sebagai sarana promosi, penggunaan katalog digital dan marketplace untuk pemasaran produk, serta penerapan sistem pembayaran digital seperti QRIS dan dompet elektronik. Materi ini dirancang untuk membangun pola pikir kewirausahaan yang kreatif, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan kebutuhan konsumen.
Tidak hanya berfokus pada aspek pemasaran, kegiatan PKM ini juga memberikan penguatan literasi keuangan sederhana sebagai bagian penting dalam pengelolaan usaha. Melalui ilustrasi usaha keripik pisang, siswa diperkenalkan pada cara menghitung biaya produksi, menentukan pendapatan, serta memperkirakan keuntungan usaha. Narasumber menekankan pentingnya melakukan pencatatan transaksi secara teratur dan memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha. Untuk memperkuat pemahaman, materi dilengkapi dengan rancangan aktivitas proyek kewirausahaan yang mengarahkan siswa menentukan ide bisnis, mengidentifikasi target konsumen, membuat poster atau katalog promosi digital, menyusun perhitungan keuangan sederhana, serta mempresentasikan rancangan usaha. Aktivitas tersebut menjadi bentuk penerapan pembelajaran mendalam yang mengintegrasikan pemahaman konsep, kreativitas, kolaborasi, dan pemecahan masalah dalam konteks kehidupan nyata.
Melalui integrasi kompetensi digital dan kewirausahaan, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran siswa bahwa teknologi bukan sekadar sarana komunikasi dan hiburan, melainkan juga instrumen untuk belajar, berkarya, serta menciptakan peluang ekonomi. Penguatan keterampilan tersebut menjadi semakin relevan bagi siswa SMK yang dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri. Kolaborasi antara dosen dan pihak sekolah juga diharapkan dapat mendorong terciptanya ekosistem pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan keterampilan abad ke-21, khususnya kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, berkolaborasi, dan berkreasi melalui pemanfaatan teknologi digital.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini sekaligus menegaskan komitmen Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Pamulang dalam menjalankan salah satu unsur Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan edukatif yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik, perguruan tinggi berupaya menghadirkan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pemberdayaan generasi muda. Tim pelaksana berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal bagi siswa SMK Sasmita Jaya 2 Pamulang untuk terus mengembangkan kreativitas, memanfaatkan teknologi secara positif, serta berani merintis peluang usaha sejak dini. Dengan demikian, siswa diharapkan tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga mampu tumbuh sebagai generasi digital yang inovatif, mandiri, dan memiliki daya saing dalam menghadapi tantangan ekonomi masa depan.
