Anak Susah Makan, Perlu di Kasih Suplemen Nggak Sih? Perhatikan Dulu Hal Ini

Ibu dan Apoteker klinis yang memiliki hobi menulis. Berbagi edukasi kesehatan, obat dan tumbuh kembang anak yang ramah pembaca namun tetap berbasis data ilmiah.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Rahma Agustina tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hi Moms, 👋
Pernah ga merasa khawatir ketika Si Kecil memasuki fase Gerakan Tutup Mulut (GTM) atau mengalami kesulitan makan? Apalagi berat badan si kecil sulit naik, hal ini tentu membuat moms cemas apakah kebutuhan gizi si kecil terpenuhi.
Sebagian Moms mungkin akan memilih untuk memberikan suplemen sebagai solusi instan dari masalah susah makan ini. Tapi moms apakah semua anak yang susah makan perlu di beri suplemen? Dan apa sih yang perlu diperhatikan sebelum memilih suplemen anak?
Suplemen di ketahui dapat membantu memenuhi kebutuhan zat gizi tertentu jika asupan dari makanan belum tercukupi atau adanya indikasi khusus. Namun, suplemen bukanlah pengganti makanan bergizi seimbang, ya, moms.
Menurut American Academy of Pediatric yang membahas seputar suplemen, nutrisi dan vitamin, anak yang sehat dan mengonsumsi makanan sehat yang beragam umumnya tidak memerlukan tambahan vitamin atau suplemen secara rutin. Namun anak dengan pola makan yang terbatas, adanya kondisi medis yang memengaruhi penyerapan zat gizi anak, atau adanya kekurangan zat gizi tertentu, suplementasi mungkin diperlukan atas rekomendasi tenaga kesehatan.
Lalu, bagaimana jika Si Kecil mengalami GTM?
GTM tidak selalu berarti anak mengalami kekurangan gizi. Penyebab GTM sendiri beragam moms, mulai dari rasa bosan, kondisi anak yang sakit, dan cara pemberian makan yang kurang sesuai dengan usia dan perkembangan anak.
Apa yang Sebaiknya Dilakukan Jika Anak Susah Makan?
Sebelum memutuskan untuk memberikan suplemen kepada anak, moms bisa mulai evaluasi pola makan Si Kecil melalui beberapa langkah berikut :
Menawarkan makanan yang bervariasi dari segi rasa, tekstur, dan sumber zat gizi yang sesuai dengan usia anak.
Membuat jadwal makan dan camilan yang teratur.
Menciptakan suasana makan yang nyaman dan menghindari memaksa anak makan secara berlebihan.
Memantau berat badan dan pertumbuhan anak secara berkala.
Konsultasi dengan tenaga kesehatan jika kesulitan makan berlangsung lama atau pertumbuhan anak terganggu.
Apa Saja Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Suplemen?
Sebelum memilih suplemen, ada beberapa hal penting yang bisa moms perhatikan :
Pastikan produk memiliki izin edar yang sesuai. Moms dapat memeriksa nama produk, nomor izin edar, dan status registrasinya melalui situs resmi "Cek Produk BPOM" https://cekbpom.pom.go.id/.
Baca komposisi dan jumlah setiap zat aktif dalam satu takaran misalnya dalam 5 ml obat mengandung zat apa saja dan jumlahnya berapa. Perhatikan juga apakah anak moms sudah mendapatkan zat gizi yang sama dari suplemen lain. Asupan berlebihan dari zat gizi tertentu dapat menimbulkan efek yang merugikan. Karena itu, pemberian suplemen perlu mempertimbangkan kebutuhan anak dan petunjuk penggunaannya.
Gunakan suplemen sesuai petunjuk pada kemasan dan sesuaikan dengan usia si Kecil. Jika Moms ragu untuk menentukan suplemen atau dosis yang sesuai bagi si Kecil, moms bisa konsultasikan dengan dokter atau apoteker.
Pilih bentuk sediaan yang sesuai dengan usia, kemampuan anak, serta petunjuk penggunaan produk. Misalnya berbentuk tablet hisap, gummy, sirup dan lainnya.
Perhatikan cara penyimpanan yang tercantum pada kemasan. Simpan suplemen di tempat yang tidak dapat dijangkau anak. Produk yang tampak seperti permen, termasuk gummy, tetap perlu diperlakukan sebagai suplemen dan tidak boleh dikonsumsi tanpa pengawasan.
Suplemen mungkin dapat membantu memenuhi kebutuhan zat gizi tertentu pada anak jika memang diperlukan. Namun, tidak semua anak yang mengalami GTM membutuhkan suplemen moms. Sebelum memilih produk, periksa izin edar BPOM, komposisi dan takarannya, kesesuaian bentuk suplemen dengan usia anak ,petunjuk penggunaan dan penyimpanannya.
Jika Moms khawatir dengan pola makan atau pertumbuhan Si Kecil, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter atau apoteker. Karena yang terpenting bukan sekadar memberikan suplemen, tetapi memastikan Si Kecil mendapatkan asupan gizi dan dukungan yang sesuai dengan kebutuhannya. 💚
Pernahkah Moms menghadapi fase GTM si kecil juga? Ceritakan pengalaman Moms di kolom komentar, ya!
Referensi
American Academy of Pediatrics. Nutritional Supplements, Vitamins & Boosting Your Child’s Immunity. HealthyChildren.org. Tersedia di: https://www.healthychildren.org/English/healthy-living/nutrition/Pages/Do-Kids-Really-Need-Vitamins-or-Supplements-to-Stay-Healthy-and-Boost-Immunity.aspx
National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. (2023). Dietary Supplements: What You Need to Know. Tersedia di: https://ods.od.nih.gov/factsheets/WYNTK-Consumer/
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Cek Produk BPOM: Suplemen Kesehatan. Tersedia di: https://cekbpom.pom.go.id/
Ikatan Dokter Anak Indonesia. (2015). Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada Batita. Tersedia di: https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/gerakan-tutup-mulut-gtm-pada-batita
