Konten dari Pengguna

10 Hari Terakhir Ramadhan Disebut Apa? Ini Jawaban dan Keutamaannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi 10 hari terakhir Ramadhan disebut. Sumber foto: Pixabay/ jobin scaria
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi 10 hari terakhir Ramadhan disebut. Sumber foto: Pixabay/ jobin scaria

10 hari terakhir Ramadhan disebut sebagai salah satu fase yang penuh makna. Maka dari itu, penting bagi setiap muslim untuk memanfaatkan momentum tersebut agar memperoleh keutamaannya.

Ramadan merupakan bulan yang penuh dengan kemuliaan. Di bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan melakukan amalan-amalan kebaikan.

10 Hari Terakhir Ramadhan Disebut Apa? Ini Jawaban beserta Keutamaannya

Ilustrasi 10 hari terakhir Ramadhan disebut. Sumber foto: Pixabay/ Mohamed_hassan

Berdasarkan buku Resonansi Pemikiran Buku 6: Menata Akhlak, Drs. Priyono, M.Si, (2019: 75), Ramadan adalah bulan yang penuh berkah karena seluruh waktu di bulan Ramadan terdapat karomah Allah Swt. Kemudian dalam Ramadan terbagi menjadi tiga fase utama.

Tahap 10 hari pertama, yaitu awwaluha rahmah (rahmat), kedua ialah wa ausathuha maghfirah (magfirah), dan 10 hari terakhir Ramadhan disebut wa akhiruha ‘itqun minan naas (terbebas dari api neraka).

Dalam hal ini, 10 hari terakhir menjadi puncak keistimewaan bulan Ramadan. Terlebih bagi kaum mukmin yang mampu menjaga keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt. Lantaran terdapat banyak keutamaan pada fase di penghujung bulan suci ini.

Adapun beberapa keutamaan yang dapat diperoleh di 10 hari terakhir Ramadan yang penting untuk dipahami.

1. Tertutupnya Pintu Neraka

Pintu neraka ditutup sepanjang bulan Ramadan. Setiap hari di bulan tersebut dipenuhi oleh kebaikan. Termasuk pada 10 hari terakhir Ramadan. Karena itu, umat Islam yang menunaikan perintah Allah Swt dengan sepenuh hati akan dilimpahkan keberkahan dan kesejukan hati.

2. Malam Lailatulqadar

Berdasarkan buku 200 Amal Saleh Berpahala Dahsyat, Abdillah F. Hasan, (2016: 128), Lailatulqadar adalah satu malam di bulan Ramadan yang digambarkan sebagai malam yang lebih baik daripada seribu bulan (83 tahun). Terjadinya Lailatulqadar yaitu pada penghujung bulan Ramadan. Hal ini turut dijelaskan pada hadis sebagai berikut.

“ Rasulullah saw beriktikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan dan bersabda carilah malam Lailatulqadar di malam ganjil pada 10 hari terakhir bulan Ramadan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

3. Pahala Berlipat Ganda

Amal yang dikerjakan di bulan Ramadan akan digandakan pahalanya hingga 700 kali lipat oleh Allah Swt. Oleh karenanya, umat muslim dapat mulai melakukan berbagai amal kebaikan. Seperti halnya membaca Al-Qur’an, bersedekah, maupun menunaikan salat sunah.

10 hari terakhir Ramadhan disebut fase pembebasan dari api neraka. Dengan ini, para muslim dapat lebih memotivasi diri untuk lebih giat dalam menunaikan ibadah di bulan suci Ramadan. (Riyana)

Baca Juga: 2 Contoh Pembukaan Acara Bukber di Bulan Ramadan